• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • TransNusa Buka Rute Jakart...

TransNusa Buka Rute Jakarta–Bangkok Dua Kali Sehari, Perkuat Konektivitas ASEAN

Senin, 10 Agu 2026, 19:55 WIB

JAKARTA — PT Transnusa Aviation Mandiri (TransNusa) resmi mengoperasikan penerbangan perdana rute Jakarta–Bangkok pada 6 Agustus 2026. Rute tersebut dilayani dua kali sehari melalui penerbangan langsung dan menjadi bagian dari strategi ekspansi internasional maskapai untuk memperkuat konektivitas udara Indonesia dengan Thailand dan kawasan Asia Tenggara.

Seluruh penerbangan Jakarta–Bangkok dilayani melalui Suvarnabhumi Airport, salah satu bandara internasional utama Thailand yang menjadi salah satu pusat konektivitas penerbangan di kawasan.

Ket. Foto: Peresmian penerbangan perdana Transnusa rute Jakarta-Bangkok. Dengan frekuensi dua kali sehari, trayek ini akan mulai beroperasi 6 Agustus 2026 dan menyiapkan penerbangan Bali–Phuket pada September. — Sumber: Transnusa

Pembukaan rute tersebut memberikan pilihan baru bagi masyarakat Indonesia yang melakukan perjalanan ke Thailand, baik untuk kepentingan wisata, bisnis maupun kegiatan lainnya. Dari Bangkok, penumpang juga dapat melanjutkan perjalanan ke sejumlah destinasi internasional melalui jaringan penerbangan yang tersedia di bandara tersebut.

Group Chief Executive Officer TransNusa, Datuk Bernard Francis, mengatakan pembukaan rute Jakarta–Bangkok menjadi salah satu tonggak dalam ekspansi internasional maskapai. Inaugural flight Jakarta–Bangkok menjadi tonggak penting dalam perjalanan Transnusa.

“Untuk pertama kalinya, kami menghadirkan layanan penerbangan ke Thailand dengan frekuensi dua kali setiap hari dari Jakarta menuju Bangkok.  Kehadiran rute ini bukan hanya memperkuat konektivitas antara Indonesia dan Thailand, tetapi juga membuka akses yang lebih luas ke jaringan penerbangan internasional melalui Bangkok sebagai salah satu hub utama di kawasan,” ucapnya melalui siaran pers pada hari Senin (10/8).

Menurut Datuk Bernard, frekuensi dua penerbangan setiap hari juga memberikan fleksibilitas lebih besar bagi penumpang yang bepergian antara kedua negara. Dengan menghadirkan dua penerbangan setiap hari antara Jakarta dan Bangkok, pihaknya ingin memberikan fleksibilitas yang lebih besar kepada pelanggan sekaligus memperkuat konektivitas antara Indonesia dan Thailand.

“Kami percaya konektivitas yang semakin baik akan mendorong pertumbuhan pariwisata, perdagangan, serta mobilitas masyarakat di kedua negara,” ungkapnya.

Dorong Pariwisata dan Aktivitas Ekonomi

Kehadiran rute Jakarta–Bangkok tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan perjalanan wisata. TransNusa juga melihat peluang dari meningkatnya mobilitas masyarakat untuk kepentingan bisnis, perdagangan, investasi, serta kegiatan meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE).

Tingginya minat wisatawan Indonesia terhadap Thailand menjadi salah satu peluang pasar yang ingin dimanfaatkan melalui penambahan penerbangan langsung. Pada saat yang sama, akses udara yang lebih mudah juga diharapkan dapat mendukung kedatangan wisatawan Thailand dan wisatawan internasional ke Indonesia.

Untuk mendukung pembukaan rute tersebut, TransNusa menawarkan tarif khusus mulai dari 2.799.000 rupiah untuk penerbangan sekali jalan. Frekuensi dua kali sehari memberikan pilihan waktu perjalanan yang lebih beragam bagi penumpang. Dengan demikian, rute tersebut dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan perjalanan, termasuk perjalanan wisata maupun perjalanan bisnis dengan durasi yang lebih fleksibel.

TransNusa menargetkan tingkat keterisian penumpang atau load factor sebesar 75 persen selama dua bulan pertama operasional rute Jakarta–Bangkok. Maskapai optimistis angka tersebut dapat meningkat menjadi sekitar 80 persen seiring dengan pertumbuhan permintaan.

Ekspansi Internasional Berlanjut

Pembukaan rute Jakarta–Bangkok juga menjadi bagian dari pengembangan jaringan internasional TransNusa yang telah mencakup sejumlah negara di kawasan Asia dan Pasifik. Saat ini, maskapai tersebut melayani berbagai rute internasional menuju Singapura, Malaysia, China, Australia, dan Thailand. Ekspansi tersebut menjadi bagian dari upaya TransNusa untuk memperluas konektivitas Indonesia dengan sejumlah pusat ekonomi dan pariwisata di kawasan.

Langkah berikutnya akan dilakukan pada September 2026. TransNusa dijadwalkan membuka penerbangan langsung Bali–Phuket pada 9 September 2026. Rute ini akan menghubungkan dua destinasi wisata utama di Asia Tenggara, yakni Bali di Indonesia dan Phuket di Thailand. Kehadiran penerbangan langsung diharapkan dapat memberikan alternatif perjalanan bagi wisatawan dari kedua negara.

Pembukaan Bali–Phuket juga menjadi bagian dari strategi TransNusa untuk meningkatkan jaringan penerbangan regional dan menghadirkan lebih banyak pilihan perjalanan bagi pelanggan di kawasan Asia Tenggara.

Dengan penambahan rute Jakarta–Bangkok dan rencana Bali–Phuket, TransNusa melanjutkan ekspansi jaringan internasionalnya. Pengembangan tersebut tidak hanya diarahkan untuk memperluas pasar maskapai, tetapi juga mendukung mobilitas masyarakat, pariwisata, perdagangan, investasi, dan hubungan ekonomi antara Indonesia dengan negara-negara di kawasan Asia Pasifik.

Bagi Indonesia, semakin banyaknya pilihan penerbangan langsung menuju pusat-pusat konektivitas regional dapat membuka peluang bagi peningkatan arus wisatawan dan aktivitas bisnis. Sementara bagi wisatawan mancanegara, penambahan rute memberikan alternatif akses menuju berbagai destinasi di Indonesia.

Ekspansi tersebut pada akhirnya menempatkan konektivitas udara sebagai salah satu elemen penting dalam memperkuat hubungan antarnegara di kawasan, terutama di tengah pertumbuhan perjalanan wisata dan aktivitas ekonomi lintas batas.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.