Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel
Minggu, 09 Agu 2026, 09:32 WIBROSARIO â Jorge Messi, ayah sekaligus agen Lionel Messi, meninggal dunia pada usia 68 tahun. Kabar duka tersebut diumumkan klub masa kecil Lionel Messi, Newell's Old Boys, Minggu (9/8).
Media-media Argentina melaporkan Jorge Messi meninggal dunia pada Jumat setelah menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Rosario.
âPendampingannya yang tak pernah berhenti serta kepemimpinannya dari balik layar sangat penting dalam mendukung setiap langkah Lionel,â tulis Newell's Old Boys melalui media sosial mereka.
Lionel Messi, yang kini berusia 39 tahun, langsung bertolak ke Argentina bersama pasangannya, Antonela Roccuzzo, dan anak-anak mereka. Menurut laporan jurnalis AFP yang berada di bandara, sebagian besar anggota keluarga Messi mengenakan pakaian hitam.
Keluarga Messi sebelumnya meminta media memberikan ruang dan menunjukkan âkemanusiaanâ di tengah kabar mengenai kondisi kesehatan Jorge yang sempat beredar selama Piala Dunia.
Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Messi.
âAtas nama sepak bola Spanyol, kami ingin menyampaikan seluruh cinta dan kasih sayang kepada Lionel serta orang-orang yang dicintainya dalam masa penuh duka ini,â demikian pernyataan RFEF.
Sosok Penting di Balik Karier Messi
Jorge Messi bukan sekadar ayah bagi Lionel. Ia merupakan sosok yang memiliki peran besar dalam perjalanan karier putranya sejak masih kecil di Argentina.
Sebelum menjadi agen Lionel, Jorge bekerja di sebuah pabrik pengolahan logam. Ia juga menjadi salah satu pelatih pertama Lionel ketika sang putra masih meniti karier sepak bola di Argentina.
Ketika Lionel pindah ke Barcelona pada usia 13 tahun, Jorge menjadi satu-satunya anggota keluarga yang menemaninya ke Spanyol. Perjalanan tersebut menjadi titik penting dalam kehidupan keduanya.
âSetelah tiba di Barcelona, saya sering mengunci diri di kamar untuk menangis sendirian. Ayah saya juga melakukan hal yang sama, entah ketika saya tidak melihatnya atau ketika dia mengira saya tidak melihatnya,â kata Messi dalam sebuah wawancara.
âKami berpura-pura baik-baik saja, padahal sebenarnya kami sama-sama mengalami masa sulit.â
Pada 2000, Jorge meninggalkan pekerjaan yang sudah mapan di Argentina, istrinya, serta tiga anak lainnya untuk pindah ke Spanyol bersama Lionel yang ketika itu baru berusia 13 tahun.
Ketika keadaan terasa berat, Jorge bahkan sempat memberikan pilihan kepada putranya untuk menentukan masa depan.
âKetika keadaan sulit, ayah bahkan bertanya apa yang ingin saya lakukan, apakah saya ingin terus melanjutkan atau pulang ke rumah. Saya ingin terus berjuang, jadi dia tetap tinggal bersama saya,â ujar Messi.
Dukungan sang ayah kemudian berlanjut ketika Lionel mulai membangun karier profesionalnya.
Jorge menjadi agen sekaligus perwakilan utama Messi. Ia ikut menyelesaikan kontrak pertama putranya dengan Barcelona dan kemudian tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan karier Messi di Paris Saint-Germain hingga Inter Miami.
Ayah, Pelatih, dan Agen
Hubungan Jorge dan Lionel tidak selalu berjalan tanpa perbedaan pendapat. Namun, Messi mengakui bahwa sikap kritis sang ayah justru membantunya berkembang.
âAyah saya sangat membantu saya. Dia sangat kritis terhadap saya. Hal itu membuat saya selalu ingin mendorong diri saya untuk menjadi lebih baik,â kata Messi kepada DirecTV Sports pada 2022.
Jorge dikenal sebagai sosok yang cenderung tertutup dan jarang memberikan wawancara. Namun, dalam beberapa kesempatan, ia pernah mengungkapkan betapa kuat hubungan dengan putranya.
Pada 2013, Jorge mengatakan kepada majalah Jerman Kicker bahwa sepak bola tidak lagi akan memiliki arti yang sama baginya setelah Lionel berhenti bermain.
âKetika Leo berhenti bermain, saya pikir sebuah mimpi akan hancur bagi saya, dan saya tidak akan menonton sepak bola lagi,â ujarnya ketika itu.
Kini, sosok yang selama puluhan tahun berdiri di belakang perjalanan Lionel Messi tersebut telah pergi.
Pernah Terseret Kasus Pajak
Di balik peran besarnya dalam karier Lionel, Jorge Messi juga pernah menghadapi persoalan hukum di Spanyol.
Pada 2013, otoritas Spanyol menuduh Jorge dan Lionel menggunakan jaringan perusahaan di Inggris, Swiss, Belize, dan Uruguay pada periode 2007-2009 untuk mengelola hak citra Lionel sekaligus menghindari kewajiban pajak di Spanyol.
Kasus tersebut berakhir pada 2017 setelah keduanya dikenai denda senilai jutaan euro.
Dua tahun kemudian, Jorge dan Lionel bersama Leo Messi Foundation kembali menghadapi tuduhan di Spanyol terkait dugaan pelanggaran pajak, penipuan, dan pencucian uang.
Namun, kasus kedua tersebut akhirnya dihentikan pada 2021.
Terlepas dari berbagai kontroversi yang pernah mengiringi kehidupannya, Jorge Messi tetap menjadi salah satu figur terpenting dalam perjalanan Lionel Messi. Dari Rosario hingga Barcelona, Paris, dan Miami, ia berada di sisi putranya ketika karier sang megabintang mulai berkembang hingga mencapai puncak.
Bagi Lionel Messi, kehilangan tersebut bukan sekadar kehilangan seorang agen atau penasihat karier, tetapi juga kehilangan ayah yang sejak awal menjadi teman seperjuangan dalam mewujudkan mimpi menjadi pesepak bola terbesar dunia.
- Lionel Messi
- Timnas Argentina
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Harga Cabai Rawit Rp64.250/Kg, Telur Ayam Rp29.400/Kg Per 1 Juli
-
Lionel Messi Cetak Gol Keenam di Piala Dunia 2026, Argentina Sapu Bersih Fase Grup usai Kalahkan Yordania 3-1
-
Piala Dunia, Argentina Lolos ke Final Menghadapi Spanyol, Benar-benar Final Ideal
-
NASA Luncurkan Misi Penyelamatan Teleskop Luar Angkasa
-
Keterbatasan Agunan, 88% UMKM Informal Gunakan Dana Pribadi jadi Modal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.