- Home
-
- Luar Negeri
-
- Yen Anjlok, Jepang Alami D...
Yen Anjlok, Jepang Alami Defisit Perdagangan
Kamis, 23 Jul 2026, 16:49 WIBTOKYO - Jepang mencatat defisit perdagangan sebesar 1,01 triliun yen (sekitar 6,2 miliar dollar AS) pada paruh pertama tahun ini, menurut data pemerintah yang dirilis pada Rabu (22/7).
Kementerian Keuangan Jepang dalam laporan awalnya menyebutkan bahwa ekspor naik 13,7 persen menjadi 60,66 triliun yen pada enam bulan pertama tahun ini dibanding setahun sebelumnya, ditopang oleh kuatnya pengiriman semikonduktor dan perangkat elektronik lainnya, serta mobil.
Laporan itu juga menyebutkan bahwa impor naik 10,7 persen menjadi 61,67 triliun yen, mencerminkan kenaikan pada logam nonbesi dan ponsel pintar, menurut laporan tersebut.
Selama periode pelaporan, impor minyak mentah dari Timur Tengah turun 26,4 persen menjadi 47,31 juta kiloliter, seiring Jepang bergegas mengamankan pasokan bahan bakar dari pemasok alternatif menyusul serangan militer Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran pada akhir Februari.
Untuk Juni saja, Jepang mencatatkan defisit perdagangan sebesar 406,9 miliar yen dibandingkan dengan defisit yang telah direvisi sebesar 391,8 miliar yen pada Mei, karena melemahnya yen meningkatkan nilai impor dan krisis di Timur Tengah membuat harga minyak menjadi lebih mahal, menurut kementerian tersebut. Ant
- Naruhito
- japanese yen
- sanae takaichi
- tokyo
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Rumah Sakit Serap Lulusan Pendidikan Profesi Perawat lewat MagangHub
-
Pelni Angkut 282,5 Ton Bantuan Kemanusiaan Tahap Kedua untuk Bencana Gempa NTT
-
TransNusa Buka Rute Jakarta-Lampung dan Lampung-Kuala Lumpur
-
Perda RPPLH Disahkan, Jakarta Punya Kompas Pembangunan 30 Tahun
-
XLSmart Perluas Cakupan Jaringan 5G di Medan, Binjai, dan Deli Serdang
-
Vasaka Hotel Jakarta Ajak Anak Jadi Little Barista, Belajar Sambil Bermain
-
Apa yang Terjadi pada Masa Depan X-Men di Bawah Marvel?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.