Kiat Pramono Tekan Pengangguran Jakarta: Dari Padat Karya Hingga Magang Lulusan SMA

Rabu, 22 Jul 2026, 15:20 WIB

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat penurunan tingkat pengangguran terbuka menjadi 6,03 persen atau sekitar 334.000 orang pada Februari 2026. Capaian tersebut lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di angka 6,18 persen atau sekitar 338.000 orang berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan kondisi ketenagakerjaan di ibu kota terus menunjukkan tren positif. Selain penurunan angka pengangguran, jumlah penduduk yang bekerja juga meningkat hingga mencapai 5,2 juta orang.

Ket. Foto: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat penurunan tingkat pengangguran terbuka menjadi 6,03 persen atau sekitar 334.000 orang pada Februari 2026. Capaian tersebut lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di angka 6,18 persen atau sekitar 338.000 orang berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Perbaikan kondisi ketenagakerjaan juga tercermin dari tingkat pengangguran terbuka di Jakarta yang menurun 0,15 poin menjadi 6,03 persen pada Februari 2026," kata Pramono saat konferensi pers realisasi APBD Triwulan II Tahun Anggaran 2026 di Balai Kota Jakarta, Rabu (22/7).

Pramono menambahkan, tingkat partisipasi angkatan kerja di Jakarta juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi tersebut menunjukkan semakin banyak masyarakat yang masuk ke pasar kerja maupun memperoleh kesempatan bekerja.

"Di sektor ketenagakerjaan, tingkat partisipasi angkatan kerja meningkat 0,08 poin secara year on year menjadi 65,48 persen, dengan jumlah penduduk bekerja bertambah 62.180 orang menjadi 5,2 juta orang bekerja di Jakarta," ujarnya.

Menurut Pramono, membaiknya kondisi ketenagakerjaan tidak terlepas dari berbagai program yang dijalankan Pemprov DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan. Pemerintah terus menghadirkan kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja sekaligus meningkatkan kompetensi para pencari kerja.

Salah satu upaya yang dilakukan ialah melalui program padat karya yang membuka sebanyak 2.843 lowongan pekerjaan. Program tersebut melibatkan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Dinas Bina Marga, Dinas Sumber Daya Air, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Pertamanan dan Hutan Kota.

Selain membuka lapangan kerja, Pemprov DKI Jakarta juga menjalankan program magang bagi lulusan SMA atau sederajat. Sebanyak 1.000 peserta mengikuti program tersebut dengan dukungan 107 perusahaan dari berbagai sektor.

Di bidang peningkatan keterampilan, pemerintah daerah turut menggelar pelatihan kerja reguler yang telah diikuti 630 peserta. Sementara itu, pelatihan melalui Mobile Training Unit (MTU) berhasil menjangkau 2.731 peserta untuk meningkatkan kemampuan kerja sesuai kebutuhan dunia usaha.

Pemprov DKI Jakarta berharap berbagai program tersebut dapat terus menekan angka pengangguran sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Pemerintah juga berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.