Atasi Kekeringan, Pemkab Purwakarta Serahkan 34 Pompa untuk Petani

Jumat, 28 Agu 2026, 09:49 WIB

PURWAKARTA – Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat menyerahkan 34 unit pompa air kepada sejumlah kelompok tani, untuk membantu mereka memenuhi kebutuhan air ke areal persawahannya.

"Sebanyak 34 mesin pompa ini merupakan bantuan Kementerian Pertanian untuk para kelompok tani di Purwakarta," kata Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, di Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (28/8).

Ket. Foto: Ilustrasi - Petani menyiapkan selang pompa air di lahan sawah untuk mengairi areal sawahnya. — Sumber: ANTARA

Ia menyampaikan, ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan aktivitas pertanian. Karena itu, bantuan pompa air diharapkan dapat membantu para petani memperoleh akses air secara lebih mudah. Sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga.

Menurut dia, bantuan pompa air ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam mendukung sektor pertanian, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian di tengah ancaman musim kemarau dan potensi kekeringan.

Pemerintah Kabupaten Purwakarta menilai dukungan sarana dan prasarana pertanian merupakan bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

Bupati berharap, melalui bantuan tersebut para kelompok tani dapat memanfaatkan mesin pompa air secara optimal, menjaga lahan pertanian tetap produktif, serta meningkatkan hasil pertanian.

Sementara itu, Dinas Pangan dan Pertanian Purwakarta menyebutkan ratusan hektare areal persawahan, yang terancam kekeringan pada musim kemarau tahun ini, diatasi dengan bantuan pompa air.

"Ada sekitar 350 hektare areal sawah menjelang masa panen terdampak kemarau," kata Kepala UPTD Perlindungan Tanaman Dinas Pangan dan Pertanian Purwakarta, Wawan Hermawan.

Seluas 350 hektare areal sawah yang terancam kekeringan pada musim kemarau tahun ini telah teratasi dengan bantuan pompa air. Bahkan, kini telah dipanen, menghasilkan sekitar 5-6 ton gabah kering panen per hektare.

Realisasi produksi yang mencapai 5-6 ton gabah kering panen per hektare itu merupakan produksi rata-rata yang biasa dihasilkan di wilayah Purwakarta.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Perkuat Keamanan Maritim, Kemenhub Kukuhkan 25 Auditor ISPS Code

Ditjen Hubdat Lakukan Normalisasi Kendaraan Angkutan Barang di Wilayah Kalimantan Timur

Ditjen Hubdat Dukung Konektivitas di Wilayah Penyangga Ibu Kota Nusantara

Home Sweet Loan The Musical Hadir di Taman Literasi, Angkat Perjuangan Generasi Muda Miliki Hunian Layak

Atasi Kekeringan, Pemkab Purwakarta Serahkan 34 Pompa untuk Petani

Harga Emas Antam pada Jumat (28/8) Turun Rp5.000 Menjadi Rp2,718 Juta/Gr

Mengagetkan Hasil Penelitian Ini, Kebiasaan Mengambil “Screenshot” Bisa Memicu Gangguan Ingatan

Tingkatkan Efisiensi dan Percepat Layanan Publik! Legislator Jabar Dukung Perampingan Satuan Kerja Pemprov

Waduh Mengkhawatirkan! Gunung Lewotobi Meletus dan Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 1 Km pada Pagi Ini

Ayo Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar

Catat Tempat dan Waktu Layanannya, Samsat Keliling Hanya Buka di Delapan Wilayah Detabek pada Jumat

Menanti Sinyal The Fed - 28 Agustus 2026

Lewat Sertifikasi Halal, Pemkab Ponorogo Dorong Penguatan Daya Saing UMKM

Mengapa Lagu Dolly Parton Dinilai Punya Cara Unik Menyatukan Banyak Orang? Ini Penjelasan dari Psikolog

BeFa Bangun Kawasan Industri AI-Ready Pertama di Indonesa

Kasus Korupsi KUR Bank BUMN, Kejari Purwakarta Buka Peluang Tersangka Baru

Mengapa Sup Ayam Jadi Makanan Andalan Ketika Sakit? Simak Alasan Selengkapnya

Atasi Kemacetan, Dishub Bali Pastikan Keberlanjutan Trans Metro Dewata

Undian US Open 2026 Beri Alcaraz dan Sabalenka Jalan Terjal

Tingkatkan Efektivitas Pemadaman Karhutla Gambut, Polda Kalimantan Selatan Gunakan Cairan Tepung

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.