- Home
-
- Megapolitan
-
- Ye Live in Jakarta 2026, P...
Ye Live in Jakarta 2026, Pemprov DKI Siapkan Transportasi hingga Pengamanan
Selasa, 15 Sep 2026, 19:25 WIBJAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung penyelenggaraan konser Ye Live in Jakarta 2026 yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Sabtu, 24 Oktober 2026. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut konser tersebut menjadi momentum memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi wisata musik dunia.
Pramono mengatakan Pemprov DKI akan melibatkan sejumlah perangkat daerah untuk memastikan konser berjalan lancar. Dukungan mencakup sektor perhubungan, ekonomi kreatif, hingga pengamanan oleh Satpol PP.
"Pemerintah DKI Jakarta siap memberikan dukungan sepenuhnya. Baik yang berkaitan dengan perhubungan, ekonomi kreatif, maupun Satpol PP, kami libatkan supaya semuanya total football untuk membantu kelancaran jalannya Ye Live di Jakarta," ujar Pramono dalam konferensi pers di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Selasa (15/9).
Jakarta menjadi satu-satunya kota di Asia Tenggara dan Oseania yang dipilih sebagai lokasi konser Ye dalam rangkaian turnya tahun ini. Menurut Pramono, kesempatan tersebut perlu dimanfaatkan untuk memperkenalkan berbagai potensi Jakarta kepada wisatawan dalam dan luar negeri.
"Ini adalah momen yang sangat membanggakan. Karena konser besar, baik di Asia Tenggara maupun Oseania, dipilih ada di Jakarta. Kalau kita tidak memanfaatkan momentum ini sebaik-baiknya, kita sendiri yang rugi," katanya.
Pemprov DKI juga mengantisipasi kepadatan aktivitas warga karena konser berlangsung berdekatan dengan Jakarta Running Festival. Ajang lari tersebut diperkirakan melibatkan sekitar 35.000 hingga 38.000 peserta.
Pramono telah meminta Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyiapkan skema transportasi dan pengaturan lalu lintas sejak jauh hari. Langkah tersebut dilakukan agar dua kegiatan berskala internasional itu dapat berlangsung bersamaan tanpa mengganggu mobilitas masyarakat.
"Kita akan atur transportasi yang memudahkan bagi penonton. Sebab, kalau tidak, pasti ada yang terganggu, apakah maratonnya atau konsernya. Sehingga nanti kami akan bantu," jelasnya.
Menurut Pramono, penyelenggaraan berbagai kegiatan internasional menjadi bagian dari upaya membangun Jakarta sebagai kota global. Kehadiran konser internasional juga dinilai dapat memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Pada semester pertama 2026, Jakarta mencatat 8,82 juta kunjungan wisatawan nusantara dan 1,04 juta wisatawan mancanegara. Jumlah tersebut meningkat 8,17 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
"Berbagai kegiatan yang akan kita adakan, apakah itu konser yang akan diadakan ini dan yang lain-lain, kami membuka diri dengan memberikan dukungan sepenuhnya agar berjalan dengan baik. Jakarta ini akan menjadi semakin berwarna dan ramah terhadap berbagai aktivitas yang ada," ungkap Pramono.
Penguatan konektivitas transportasi juga menjadi perhatian Pemprov DKI dalam mendorong pertumbuhan pariwisata. Salah satunya melalui pembangunan LRT Jakarta lintas Kelapa Gading-Manggarai yang segera beroperasi.
Pemprov DKI juga berencana melanjutkan konektivitas transportasi dari Manggarai menuju Dukuh Atas serta mengembangkan sejumlah koridor lainnya. Pramono menilai jaringan transportasi yang semakin terhubung akan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata.
"Kalau itu sudah tersambungkan, transportasi di Jakarta relatif sudah terkoneksi dengan baik. Saya yakin pariwisatanya juga insyaallah akan meningkat," tuturnya.
Sementara itu, Marketing and Communications Lead Rawvision Collective Karen Chahya mengatakan antusiasme terhadap Ye Live in Jakarta 2026 sudah terlihat sejak penjualan tiket dibuka. Dalam 24 jam pertama, sebanyak 52,8 persen pembelian tiket tercatat berasal dari penggemar yang berada di 73 negara.
Lebih dari 15.000 wisatawan mancanegara diproyeksikan datang ke Jakarta untuk menyaksikan konser tersebut. Mereka antara lain berasal dari Australia, Singapura, Malaysia, Amerika Serikat, Thailand, Hong Kong, Jepang, Inggris, Jerman, Vietnam, dan Selandia Baru.
Kedatangan wisatawan mancanegara tersebut dinilai berpotensi menggerakkan berbagai sektor ekonomi lokal. Dampaknya diperkirakan mencakup akomodasi, transportasi, kuliner, pusat perbelanjaan, hingga kunjungan ke destinasi wisata.
"Ketika musik menjadi alasan orang datang, kehadiran mereka kemudian ikut menggerakkan ekosistem pariwisata dan ekonomi lokal. Di situlah kami melihat potensi music tourism," kata Karen.
Ye Live in Jakarta 2026 juga akan menghadirkan panggung 360 derajat bertajuk The Vultures Global Stage. Konsep tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman menonton yang berbeda bagi penonton dari berbagai kategori.
Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana turut mengapresiasi pihak-pihak yang mendukung penyelenggaraan konser tersebut. Ia menilai konser berskala internasional dapat memberikan dampak ekonomi luas melalui berbagai sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Event seperti ini dipercaya mampu mengaktifkan rantai ekonomi ekosistem pariwisata kita. Dampak ekonomi bisa kita lihat dari nilai pembelian tiket, penyewaan sarana dan prasarana tempat konser, aktivitas produksi oleh vendor dan pelaku industri konser musik, kuliner, hingga menciptakan lapangan kerja," jelas Widiyanti.
Sepanjang Januari hingga Juli 2026, Kementerian Pariwisata telah mendukung 105 kegiatan melalui program Event by Indonesia. Rangkaian kegiatan tersebut melibatkan lebih dari 6,47 juta pengunjung, 11.000 UMKM, dan 184.000 pekerja seni serta komunitas.
Berdasarkan kajian dampak, berbagai kegiatan tersebut diperkirakan menghasilkan perputaran uang hingga Rp1,09 triliun. Menurut Widiyanti, angka tersebut menunjukkan bahwa konser dan kegiatan internasional dapat menciptakan nilai ekonomi yang lebih luas dibandingkan kegiatan utamanya.
"Hal ini menegaskan bahwa penyelenggaraan konser berskala internasional berpotensi menciptakan nilai tambah ekonomi yang melampaui acara itu sendiri," pungkas Widiyanti.
- Kanye West
- Pemprov DKI Jakarta
- konser musik
- Stadion Utama Gelora Bung Karno
- Wisata Jakarta
- Event Jakarta
- Konser Jakarta
- ye live in jakarta 2026
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
KPK Bongkar Modus Baru! Tersangka Penerimaan Maba Unsoed Diduga Jual Kursi FPIK dan FH, Begini Prosesnya
-
Sandy Walsh Mengaku Dapat Beradaptasi dengan Baik
-
Youth Today, Leaders Tomorrow: BI dan Pemprov DKI Bentuk 500 Pemimpin Muda Jakarta
-
KPK Ungkap Peran Guru sebagai Pengepul di Penawaran Kursi Maba Unsoed, Dihargai Rp50 hingga 500 Juta
-
Batal Rilis 26 Agustus, Ini Rincian Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai yang Disempurnakan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.