Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Bertanggung Jawab atas Babak Pertama yang Buruk di Laga Perpisahan Bersama Prancis
📅 Minggu, 19 Jul 2026, 08:45 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraMIAMI – Didier Deschamps mengakui dirinya bertanggung jawab penuh atas penampilan buruk Prancis pada babak pertama saat kalah 4-6 dari Inggris dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026, Minggu (19/7) dini hari WIB. Kekalahan tersebut sekaligus menutup masa baktinya selama 14 tahun sebagai pelatih tim nasional Prancis.
Les Bleus tertinggal telak 0-4 pada babak pertama sebelum bangkit setelah turun minum dan sempat memberikan perlawanan sengit. Namun, kebangkitan itu tidak cukup untuk menghindarkan Deschamps dari kekalahan pada pertandingan ke-185 sekaligus yang terakhir sebagai pelatih Prancis.
"Saya tentu kecewa. Kami tertinggal 0-4 dan memainkan babak pertama yang tidak bisa diterima," ujar Deschamps.
Pelatih berusia 57 tahun itu menilai perubahan performa setelah jeda menunjukkan kualitas yang sebenarnya dimiliki timnya.
"Kami bereaksi dan kembali memainkan sepak bola yang selama ini menjadi kekuatan kami. Kami bahkan memiliki dua peluang untuk menyamakan kedudukan menjadi 4-4 sebelum akhirnya terlalu banyak mengambil risiko menyerang."
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, Deschamps tidak mencari kambing hitam atas hasil tersebut.
"Kami tahu bagaimana seharusnya bermain, tetapi kami gagal melakukannya sejak awal. Itu kesalahan saya karena saya tidak melakukan apa yang diperlukan pada babak pertama."
Meski bangga dengan semangat juang timnya setelah turun minum, Deschamps mengakui hasil akhir turnamen jauh dari target awal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Prancis datang ke Amerika Utara dengan ambisi meraih gelar Piala Dunia ketiga dalam sejarah, tetapi perjalanan mereka terhenti setelah kalah 0-2 dari Spanyol di semifinal sebelum kembali tumbang dari Inggris dalam perebutan peringkat ketiga.
"Tentu lebih baik jika kami bisa finis di posisi ketiga. Kami datang dengan ambisi yang besar dan selama turnamen mampu menunjukkan banyak hal positif."
Ia juga mengakui keunggulan Spanyol di semifinal menjadi titik balik kegagalan Prancis. "Kami gagal saat menghadapi Spanyol dan mereka memang tampil lebih baik. Tim ini memiliki kualitas yang cukup untuk meraih hasil lebih baik."
Di balik kekecewaan tersebut, Deschamps tetap mengenang kebersamaan bersama skuadnya selama turnamen.
"Dari sisi hubungan antarmanusia, ini adalah perjalanan yang indah. Delapan minggu bersama mereka menjadi pengalaman yang luar biasa."
Kekalahan dari Inggris menjadi penutup perjalanan Deschamps yang telah memimpin Prancis dalam 185 pertandingan, dengan catatan 120 kemenangan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!