PBB: Lebih dari 500 Orang Dikhawatirkan Tewas dalam Dua Kecelakaan Kapal di Lepas Pantai Myanmar
📅 Kamis, 16 Jul 2026, 10:30 WIB | Oleh: Tim Penulis"Meningkatnya konflik dan memburuknya situasi kemanusiaan di Myanmar, bersamaan dengan terbatasnya bantuan dan peluang di kamp-kamp pengungsi di Bangladesh, berkontribusi pada meningkatnya jumlah orang yang mencoba melakukan perjalanan laut berbahaya untuk mencari keselamatan dan perlindungan," demikian mereka sampaikan.
"Insiden yang dilaporkan juga menyoroti risiko yang terus-menerus ditimbulkan oleh jaringan penyelundupan dan perdagangan manusia, yang terus mengeksploitasi keputusasaan orang-orang yang mencari keselamatan," tambah mereka.
IOM dan UNHCR menyerukan "peningkatan upaya pencarian dan penyelamatan, akses terhadap suaka dan perlindungan, serta tindakan terhadap jaringan penyelundupan dan perdagangan manusia".
Lembaga-lembaga tersebut memuji Bangladesh atas "kemurahan hati yang luar biasa dalam menampung pengungsi Rohingya selama bertahun-tahun", tetapi menekankan perlunya "dukungan internasional yang berkelanjutan" bagi para pengungsi dan masyarakat setempat, serta "upaya yang lebih besar untuk mengatasi penyebab mendasar dari pengungsian paksa".
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!