Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaksel Edukasi Pengangkut Sampah Agar Pemilahan Dimulai Dari Gerobak

📅 Kamis, 16 Jul 2026, 16:15 WIB | Oleh:
Jaksel Edukasi Pengangkut Sampah Agar Pemilahan Dimulai Dari Gerobak Doc: ANTARA/Wahyu Putro A.
Ket. Ilustrasi - gerobak sampah, petugas kebersihan.

JAKARTA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan mengedukasi pengangkut sampah agar proses pemilahan dimulai dari tahap pengangkutan menggunakan gerobak, sehingga sampah organik, anorganik, dan residu tetap terpisah hingga ke tempat pengolahan maupun tempat pembuangan akhir (TPA).

"Artinya, warga setelah melakukan pemilahan sampah, kemudian pada saat diangkut oleh gerobak yang dikoordinir warga untuk mengangkut sampah, di sana pun gerobaknya harus sudah dibagi-bagi," kata Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo kepada wartawan di kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis.

Syafrin mengatakan program pemilahan sampah harus dilakukan secara bertahap yakni berproses mulai dari hulu sampai dengan hilir. Maka, perlu ada sosialisasi yang lebih masif dari setiap jajaran Pemkot Jaksel agar sampah memang sudah terpilah dari hulunya.

"Saya sudah meminta kepada Pak Kasudin LH, koordinasi dengan rekan-rekan jajaran di wilayah, camat, lurah, RT, RW setempat bagi perumahan yang mengorganisasikan pengangkutannya, itu polanya harus sudah demikian. Sehingga sampai dengan ke TPA, itu semuanya sudah sesuai dengan Instruksi Gubernur yang boleh dituang ke tempat pembuangan akhir," katanya.

Terkait kesadaran pemilahan sampah, Syafrin mengatakan warga Jakarta Selatan antusias terkait pengelolaan sampah baik di perumahan maupun kawasan lainnya.

"Untuk kesadaran warga ini sudah sangat tinggi untuk Jakarta Selatan. Tentu kita harapkan tidak hanya di kawasan perumahan yang ada pengelolaannya, tetapi bahkan di kawasan-kawasan pemukiman padat pun sudah mulai dilakukan edukasi dan sudah mulai diberikan sarana-prasarana untuk pengolahannya," ucapnya.

Selain pemilahan sampah, Pemkot Jaksel juga menerapkan teba modern dan biopori jumbo untuk mengolah sampah di kawasan yang tidak memiliki lahan.

Pihaknya berkoordinasi dengan Suku Dinas Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta serta Sudin Pertamanan dan Hutan Kota terkait penyediaan taman sebagai lahan untuk teba maupun biopori.

"Kami sudah koordinasikan dengan rekan-rekan dari Sudin PPAPP dan juga Sudin Pertamanan dan Hutan Kota, bahwa taman-taman yang masih memiliki area yang memungkinkan, maka di sana menjadi teba dan biopori komunal dari warga yang bisa melakukan pengolahan untuk organik di tempat tersebut," kata Syafrin.

TPST Bantargebang hanya akan menerima sampah residu mulai 1 Agustus 2026, sehingga masyarakat didorong membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah

Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang telah menyiapkan peta jalan menuju penghentian praktik open dumping di TPST Bantargebang, salah satunya melalui gerakan pemilahan sampah dari rumah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    kyk nama artis dracin :)
    Indonesia perlu mencontoh negara lain yg sdh terbukti ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Olahraga
Cincinnati Open 2026: Aldil...
Daerah
Evakuasi Udara Korban Luka ...
Olahraga
Ganda Campuran Debutan Lolo...
Daerah
Harga Pupuk Turun Bantu Kur...
Olahraga
Cincinnati Open 2026: Janic...

Penurunan Harga Pupuk Membantu Petani Sumedang

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Penurunan Harga Pupuk Memba...

Tinggalkan City, Rodri Perkuat Skuat Barcelona

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tinggalkan City, Rodri Perk...
Ekonomi
Tenun Goyor Hadapi Tantanga...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.