Imbauan kepada Warga Agar Tidak Beraktivitas di Jalur Pipa Gas
Rabu, 05 Agu 2026, 23:05 WIBJambi - Pertamina EP Jambi mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas, mendirikan bangunan, maupun melakukan penggalian di atas atau di sekitar jalur pipa minyak dan gas (migas) tanpa koordinasi dengan pihak berwenang.
"Imbauan ini kami sampaikan menyusul ditemukannya dugaan pelubangan pipa atau illegal tapping pada jalur pipa trunkline milik Pertamina di kawasan Kenali Asam, Kota Jambi atau tepatnya di jalan lintas Sumatera," kata Field Manager Pertamina EP Jambi Kurniawan Triyo Widodo, di Jambi Rabu.
Dia menjelaskan perusahaan menerima informasi adanya aliran minyak pada saluran drainase di Jalan Surya Darma Km 9, Kenali Asam. Tim teknis segera dikerahkan dan berdasarkan identifikasi awal ditemukan kebocoran pada titik pipa trunkline yang menyalurkan produksi dari MGS KAS menuju MOS Tempino di sekitar Puskesmas Pal 10.
"Terdapat dugaan indikasi tindakan pihak yang tidak bertanggung jawab yang menyebabkan kerusakan pada pipa minyak tersebut. Dugaan tersebut masih dalam proses investigasi lebih lanjut oleh perusahaan bersama instansi terkait," jelas Triyo.
Dia menjelaskan, tim teknis telah menghentikan kebocoran melalui pemasangan repair clamp pada titik terdampak. Pertamina EP Jambi juga melakukan penyedotan minyak dan pembersihan saluran drainase sesuai ketentuan.
"Hingga saat ini tidak terdapat laporan korban jiwa maupun dampak langsung terhadap permukiman masyarakat. Keselamatan masyarakat, pekerja, dan perlindungan lingkungan tetap menjadi prioritas utama perusahaan," ujarnya.
Pertamina EP Jambi mengajak masyarakat segera melapor kepada perusahaan atau aparat berwenang apabila menemukan indikasi kebocoran atau aktivitas mencurigakan di sekitar jaringan pipa.
Sementara itu Anggota DPR RI Syarif Fasha dari Jambi mendukung imbauan tersebut yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di sekitar infrastruktur migas yang merupakan objek vital nasional.
Syarif Fasha juga menyampaikan dugaan pelubangan pipa dilakukan dari dalam sebuah bangunan yang berada di atas jalur pipa bertekanan tinggi di dalam pipa dan apabila terjadi kebocoran bisa memicu kebakaran, dampaknya bisa sangat luas, sulit dikendalikan, bahkan mengancam keselamatan masyarakat dan merusak lingkungan.
Karena itu, dia mengajak masyarakat tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu keamanan jalur pipa, termasuk mendirikan bangunan di atas koridor pipa maupun melakukan pencurian minyak.Â
Sementara itu Kapolsek Kotabaru Kompol Helrawati Siregar menyampaikan kepolisian telah menerima laporan dari Pertamina dan saat ini tengah melakukan penyelidikan.
Dia mengatakan keselamatan kawasan ini tidak bisa hanya dijaga oleh kepolisian atau Pertamina saja tetapi dibutuhkan kepedulian seluruh masyarakat.
"Jangan menunggu terjadi musibah baru kita bertindak. Kepolisian mendukung koordinasi antara Pertamina dan Pemerintah Kota Jambi dalam penataan kawasan di sepanjang koridor jalur pipa sesuai ketentuan yang berlaku guna mendukung mitigasi risiko," katanya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Wacana Kontroversial: Utusan Donald Trump Usulkan Italia Gantikan Iran di Piala Dunia
-
Gempar, Lima Jenazah Ditemukan Terkubur dalam Satu Liang di Paoman, Indramayu
-
Dipimpin Presiden Republik Indonesia Prabowo, Upacara Hari Pahlawan di TMP Kalibata Berjalan Sukses
-
IPB Kembangkan Pakan Ternak Hijauan Bernilai Ekonomis di Garut
-
Lagu Natal “All I Want for Christmas Is You” dari Mariah Carey Kembali Dominasi Billboard-Global 200
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.