Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Cirebon Percepat Pembangunan Senderan Sungai Suba untuk Atasi Banjir

📅 Jumat, 10 Jul 2026, 03:35 WIB | Oleh:
Pemkot Cirebon Percepat Pembangunan Senderan Sungai Suba untuk Atasi Banjir Doc: ANTARA/Fathnur Rohman.
Ket. Wali Kota Cirebon Effendi Edo (tengah) saat memberikan keterangan di Cirebon, Jawa Barat.

CIREBON - Pemerintah Kota Cirebon bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung mempercepat pembangunan infrastruktur senderan sepanjang 90 meter di Sungai Suba untuk mengantisipasi bencana banjir menahun, Kamis (9/7).

Wali Kota Cirebon Effendi Edo di Cirebon, Kamis, mengatakan pembangunan infrastruktur tersebut dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung.

Menurut dia, senderan yang dibangun memiliki panjang sekitar 90 meter dengan tinggi antara 1,8 meter hingga 2 meter untuk mengurangi risiko luapan Sungai Suba ke permukiman warga.

Pembangunan tersebut, kata dia, menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem pengendalian banjir di wilayah Drajat yang selama ini menjadi salah satu titik rawan genangan.

“Kami yakin keberadaan infrastruktur ini dapat mengurangi risiko luapan sungai yang selama ini menjadi penyebab banjir di permukiman warga,” katanya.

Ia mengatakan pemerintah daerah, telah menyelesaikan pembangunan senderan di RT 01 RW 01 Kelurahan Drajat yang dilengkapi pintu air dan pembenahan saluran drainase.

Menurut Edo, keberadaan infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengendalian genangan sekaligus memperlancar aliran air ketika debit sungai meningkat.

Ia menegaskan pemerintah daerah akan melanjutkan penanganan banjir secara bertahap di sejumlah lokasi, yang masih membutuhkan pembangunan infrastruktur pengendali banjir.

“Ini merupakan langkah nyata yang diharapkan memberi dampak positif bagi masyarakat,” kata Edo.

Sementara itu, Lurah Drajat Daniar mengatakan wilayahnya menjadi salah satu kawasan yang rutin terdampak banjir sejak 2024.

Ia menyebut saat banjir besar ketinggian air di permukiman warga dapat mencapai sekitar dua meter, sedangkan pada Februari 2026 wilayah tersebut kembali dilanda banjir sebanyak dua kali dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa.

Ia berharap pembangunan infrastruktur pengendali banjir di wilayah Drajat, dapat terus berlanjut sehingga dampak banjir terhadap permukiman warga dapat semakin berkurang.

“Sekitar 160 kepala keluarga terdampak banjir sehingga masyarakat terus mengusulkan pembangunan senderan dan normalisasi sungai sebagai solusi jangka panjang,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Final Asean Cup Bakal Meled...
Megapolitan
Boleh Juga Jalan-jalan ke K...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.