12 Orang Tewas dalam Kebakaran Hutan di Spanyol Selatan Saat Gelombang Panas Melanda

Jumat, 10 Jul 2026, 09:13 WIB

MADRID - Kebakaran hutan terjadi di Almeria, Spanyol selatan, menewaskan setidaknya 12 orang, kata pihak berwenang pada hari Jumat (10/7).

"Jumlah korban tewas dalam kebakaran di Los Gallardos telah meningkat menjadi 12 setelah konfirmasi enam kematian lagi," kata pemerintah daerah Andalusia dalam sebuah pernyataan.

Ket. Foto: Spanyol mengalami musim panas terpanas dalam sejarah tahun lalu, yang menyebabkan kebakaran hutan dahsyat di beberapa wilayah — Sumber: AFP

Kematian tersebut terjadi di dusun Bedar, kata pemerintah daerah dalam sebuah pernyataan. Sekitar 150 petugas pemadam kebakaran sedang berjuang memadamkan api yang meletus saat suhu melonjak.

Kebakaran melukai sedikitnya enam orang, termasuk seorang wanita yang menderita luka bakar dan satu orang lainnya yang menghirup asap dan dilarikan ke rumah sakit.

Empat orang lainnya dirawat di tempat kejadian karena luka bakar ringan dan masalah pernapasan yang disebabkan oleh asap tebal.

Para saksi mengatakan kepada pihak berwenang bahwa kebakaran mungkin bermula dari kabel listrik yang putus, menyulut tumbuh-tumbuhan kering sebelum menyebar dengan cepat ke hutan di sekitarnya.

Pihak berwenang belum mengkonfirmasi penyebab kebakaran tersebut.

Jalan-jalan ditutup dan warga dievakuasi saat api menyebar, dengan sekitar 50 orang ditampung di sebuah pusat kebudayaan.

Unit Darurat Militer Spanyol (UME), yang dikerahkan dalam keadaan darurat besar, dijadwalkan untuk bergabung dalam upaya pemadaman kebakaran dalam beberapa jam mendatang.

Kepala pemerintahan daerah Andalusia, Juanma Moreno, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga enam orang yang meninggal, menyebutnya sebagai "sebuah tragedi".

Kebakaran hutan ini terjadi saat Spanyol dilanda gelombang panas, dengan suhu yang sangat tinggi memicu peringatan cuaca oranye – tingkat tertinggi kedua – di beberapa bagian Andalusia dalam beberapa hari terakhir.

Perdana Menteri Pedro Sanchez mengatakan pada bulan Mei, Spanyol akan mengerahkan respons terbesar yang pernah ada terhadap kebakaran hutan musim panas tahun ini.

Spanyol mengalami gelombang panas yang semakin sering dan berkepanjangan dalam beberapa tahun terakhir, dengan suhu seringkali melebihi 40 derajat Celcius, menciptakan kondisi yang memicu kebakaran hutan besar.

Menurut Sistem Informasi Kebakaran Hutan Eropa (EFFIS), lebih dari 393.000 hektar (971.000 acre) lahan terbakar di Spanyol pada tahun 2025, menjadikannya tahun kebakaran hutan terburuk di negara itu dalam sejarah baru-baru ini.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.