Pekerja Migran Diimbau Manfaatkan KUR

Rabu, 08 Jul 2026, 01:15 WIB

TANGERANG – Guna menghindari terjebak dalam pembiayaan yang penuh risiko, maka para calon pekerja migran Indonesia (PMI) memanfaatkan fasilitas kredit usaha rakyat (KUR). “Ini dapat dimanfaatkan PMI yang ingin bekerja di luar negeri. KUR dapat mencegah pembiayaan pinjaman yang berisiko,” tandas Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan.

Ia menjelaskan skema KUR bagi PMI menjadi solusi pembiayaan yang memungkinkan calon pekerja migran mempersiapkan keberangkatan sesuai prosedur tanpa harus terbebani biaya di awal. Masyarakat yang telah memiliki kompetensi dan peluang kerja harus kita dukung hingga benar-benar dapat berangkat. “Jangan sampai impian mereka tertunda atau bahkan gagal hanya karena terkendala pembiayaan,” jelas Maryono saat menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Penyaluran dan penggunaan KUR di Tangerang, Selasa.

Ket. Foto: Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan. — Sumber: ANTARA/HO-Pemkot Tangerang

Perlu diketahui, penandatanganan PKS penyaluran dan penanggungan fasilitas KUR bagi PMI dilakukan antara Bank BJB Cabang Tangerang, PT Wahanakarya Suplaindo dan LPK Wahana Danau Indah. Maryono juga menegaskan bahwa kolaborasi tersebut merupakan langkah konkret untuk mengatasi salah satu kendala utama yang masih dihadapi calon PMI, yakni keterbatasan biaya sebelum keberangkatan.

“Pemerintah hadir untuk memastikan kesempatan bekerja tidak berhenti hanya karena persoalan biaya. Melalui sinergi antara pemerintah, sektor perbankan, perusahaan penempatan, dan lembaga pelatihan, kita ingin membuka akses yang lebih mudah, aman, dan terjangkau bagi masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri,” ujar Maryono.

Selain itu, Maryono menekankan pentingnya pelaksanaan program yang mengedepankan transparansi dan akuntabilitas. Menurutnya, seluruh proses penempatan harus berjalan sesuai ketentuan agar memberikan perlindungan dan rasa aman bagi para calon pekerja migran. “Tidak boleh ada pungutan di luar mekanisme yang telah ditetapkan. Kita ingin memastikan seluruh proses berlangsung secara transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Dirinya mengingatkan bahwa keberhasilan bekerja di luar negeri tidak hanya ditentukan oleh kemudahan akses pembiayaan, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia.

Karena itu, para calon pekerja migran diminta terus meningkatkan kemampuan bahasa, keterampilan teknis, etos kerja, dan kemampuan beradaptasi agar mampu bersaing di pasar kerja global.

“Jadikan kesempatan ini sebagai langkah untuk meraih masa depan yang lebih baik,” pesannya.

  • Calon Pekerja Migran

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.