Vietnam Bongkar Jaringan Judi Online Piala Dunia Senilai 133 Juta Dollar AS

Selasa, 07 Jul 2026, 15:18 WIB

HANOI - Kepolisian Vietnam membongkar dua jaringan perjudian "berskala sangat besar" dengan nilai gabungan US$133 juta, sebanyak 85 orang ditangkap. Pemerintah Ho Chi Minh gencar menindak perjudian ilegal selama Piala Dunia.

Judi online dilarang di negara komunis tersebut, tetapi operasi perjudian ilegal yang menguntungkan berlimpah sehingga memicu penertiban berkala, terutama selama pesta olahraga dunia.

Ket. Foto: Polisi Vietnam menangkap 85 orang yang terkait dengan dua jaringan perjudian ilegal dengan nilai total US$133 juta. — Sumber: CNA/Facebook/Kepolisian Ho Chi Minh

Penggerebekan pada akhir Juni menargetkan dua jaringan dengan "skala operasi yang sangat besar" dan "tingkat hierarki yang tinggi serta kontrol yang ketat," kata polisi di Kota Ho Chi Minh dalam sebuah pernyataan, Selasa (7/7).

Sejak Oktober, kelompok-kelompok tersebut telah mencatat transaksi ilegal senilai sekitar US$133 juta, menurut pernyataan itu.

Para pemimpin jaringan tersebut mengaku menerima "akun taruhan tingkat master dari individu-individu di Kamboja ... membagi akun-akun ini menjadi banyak akun agen dan anggota untuk didistribusikan kepada para penjudi" secara online, tambahnya.

Kementerian keamanan publik Vietnam mengatakan pekan lalu bahwa polisi telah membongkar 73 operasi perjudian di seluruh negeri, menangkap 346 tersangka yang terlibat dalam perjudian ilegal dan taruhan sepak bola selama 20 hari pertama Piala Dunia.

"Uang transaksi dalam kasus-kasus ini berjumlah ribuan miliar dong (ratusan juta dollar AS)," kata Kolonel Bui Tuan Anh dari kementerian keamanan publik.

Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat menjadi tuan rumah pertandingan Piala Dunia tahun ini, dengan pertandingan final dijadwalkan pada 19 Juli.

  • Jaringan Perjudian

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.