Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD Didorong Menekraf untuk Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekraf Daerah

25 Selasa, 07 Jul 2026, 03:20 WIB | Oleh:
DPRD Didorong Menekraf untuk Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekraf Daerah DPRD Didorong Menekraf untuk Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekraf Daerah Doc: ANTARA/HO - Humas DPP Partai Demokrat
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya saat menjadi pembicara pada Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia di Museum dan Galeri SBY-Ani, Pacitan, Minggu (5/7).

PACITAN, JAWA TIMUR - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mendorong anggota DPRD di seluruh Indonesia memperkuat dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan guna mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

"Ekonomi kreatif saat ini bukan lagi sekadar pelengkap, tetapi telah menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah. Karena itu peran DPRD sangat strategis," katanya dalam siaran pers diterima wartawan di Pacitan, Senin (6/7) sore.

Teuku Riefky saat menjadi pembicara dalam Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia mengatakan, DPRD dapat memperkuat sektor ekonomi kreatif melalui penyusunan regulasi, pembentukan kelembagaan ekonomi kreatif di daerah, pengalokasian anggaran yang berpihak kepada pelaku ekonomi kreatif, serta mengawasi pelaksanaan program agar tepat sasaran.

Pada acara yang digelar di Museum dan Galeri SBY-Ani, Pacitan, Jawa Timur, Minggu (5/7), Riefky memaparkan investasi sektor ekonomi kreatif pada 2025 mencapai Rp183,01 triliun atau 134 persen dari target pemerintah.

Sektor tersebut juga menyerap sekitar 27,4 juta tenaga kerja, dengan sekitar 63 persen di antaranya berasal dari generasi muda.

Ia mengatakan kontribusi ekonomi kreatif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional juga melampaui target pemerintah, didukung meningkatnya kepercayaan investor terhadap potensi talenta kreatif Indonesia.

Menurut Riefky, penguatan ekonomi kreatif di daerah akan berdampak pada penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, penguatan identitas budaya, hingga lahirnya sumber-sumber pendapatan asli daerah (PAD) baru.

"Kalau dukungan DPRD berjalan optimal, ekonomi kreatif akan menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan daya saing investasi," ujarnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Madura United Mulai Pasang ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.