- Home
-
- Luar Negeri
-
- Putin Klaim Zona Penyangga...
Putin Klaim Zona Penyangga Rusia Berjalan Sesuai Rencana di Tengah Serangan Drone Ukraina
Minggu, 05 Jul 2026, 02:00 WIBIstanbul â Presiden Russia Vladimir Putin menegaskan pembentukan zona penyangga keamanan di sepanjang perbatasan dengan Ukraina berjalan sesuai rencana. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya serangan drone Ukraina yang menyasar sejumlah wilayah Russia, termasuk fasilitas minyak di dekat St. Petersburg.
Dalam pertemuan di salah satu pos komando sementara kelompok pasukan gabungan pada Jumat (3/7), Putin mengatakan pembentukan zona penyangga di wilayah perbatasan Kharkiv, Sumy, dan Dnipropetrovsk terus berlangsung sesuai target.
"Pembentukan zona penyangga keamanan di area-area perbatasan Kharkiv, Sumy, dan Dnipropetrovsk di Ukraina berjalan sesuai rencana," kata Putin.
Menurutnya, semakin sering Ukraina menyerang fasilitas sipil di Rusia, semakin besar pula upaya yang harus dilakukan Moskow untuk melindungi wilayah dan warganya.
Putin juga menegaskan bahwa meningkatnya serangan dari Ukraina akan mendorong Russia memperluas zona penyangga keamanan di wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tersebut.
"Semakin banyak upaya semacam itu dilakukan oleh musuh, semakin luas pula zona penyangga keamanan yang harus kami bentuk di wilayah yang berdekatan," ujarnya.
Pernyataan itu muncul setelah otoritas Russia melaporkan serangan drone Ukraina terhadap terminal minyak di Pelabuhan St. Petersburg pada Sabtu (4/7) dini hari.
Gubernur St. Petersburg Aleksandr Beglov mengatakan kota itu menjadi sasaran serangan drone dalam skala besar. Menurutnya, sistem pertahanan udara Russia berhasil menembak jatuh 72 drone, meski satu di antaranya jatuh di kawasan Peterhof.
Beglov menyebut serangan tersebut mengenai sebuah pangkalan minyak di Distrik Kirovsky. Meski demikian, situasi telah berhasil dikendalikan dan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Di sisi lain, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengonfirmasi bahwa pasukan negaranya memang melancarkan serangan terhadap infrastruktur minyak di dekat St. Petersburg, yang merupakan kota terbesar kedua di Russia.
Melalui akun X, Zelenskyy mengatakan Pasukan Pertahanan Ukraina menyerang infrastruktur minyak yang menjadi sumber pendanaan perang Russia. Ia juga mengklaim serangan terhadap Kronstadt, salah satu sasaran militer penting Russia yang berjarak lebih dari 850 kilometer dari perbatasan Ukraina, berhasil dilakukan.
Sementara itu, saluran Telegram setempat melaporkan kebakaran terjadi di pangkalan minyak Pelabuhan St. Petersburg setelah serangan terbaru tersebut.
Secara terpisah, Kementerian Pertahanan Russia menyatakan sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat dan menghancurkan 389 drone Ukraina yang menyerang berbagai wilayah Russia, termasuk Krimea yang dianeksasi Russia pada 2014, serta kawasan Laut Azov dan Laut Hitam.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Zelenskiy Kirim Surat Terbuka ke Putin, Usulkan Pertemuan Akhiri Perang
-
Inter Milan Sapu Bersih Gelar Domestik Italia
-
Soal Larangan Vape, Komisi IX DPR Nilai Perlu Dipertimbangkan Serius Demi Lindungi Generasi Muda
-
Putin Mengisyaratkan Perang Ukraina akan Segera Berakhir dan Siap Bertemu Zelenskyy di Negara Ketiga
-
Dinas Keamanan Ukraina Menganggap Serangan Russia terhadap Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir sebagai Kejahatan Perang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.