Wamenpar Ungkap Keunggulan Alam dan Budaya Jadi Modal MICE Bali Mendunia

Minggu, 07 Jun 2026, 17:58 WIB

BALI — Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menilai Bali memiliki modal kuat untuk menjadi destinasi Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE) kelas dunia. Keunggulan alam, budaya, dan keramahtamahan masyarakat menjadi daya tarik utama yang membedakan Bali dari destinasi lain.

Hal itu disampaikan Wamenpar saat menghadiri pelantikan pengurus Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) periode 2026–2031 di The Meru, Sanur, Bali, Jumat (5/6) lalu. Menurut dia, kehadiran BaliCEB menjadi momentum penting untuk memperkuat daya saing industri MICE yang berkualitas dan berkelanjutan.

Ket. Foto: Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa — Sumber: Dokumentasi Kemenpar

"Kehadiran BaliCEB harus menjadi instrumen baru, semangat baru. Selain itu, kekuatan baru bagi kita semua untuk mewujudkan Bali sebagai destinasi MICE kelas dunia," kata Ni Luh Puspa dikutip dalam laman, kemenpar.go.id, Sabtu (6/6).

Berdasarkan data International Congress and Convention Association (ICCA), Bali saat ini menempati peringkat ke-38 dunia sebagai destinasi penyelenggaraan pertemuan internasional asosiasi. Posisi tersebut menunjukkan besarnya peluang Bali untuk meningkatkan daya saing di pasar MICE global.

Wamenpar menjelaskan industri MICE memiliki nilai strategis karena memberikan dampak ekonomi yang luas bagi daerah. Kehadiran peserta konvensi dan pertemuan internasional mendorong sektor perhotelan, transportasi, UMKM, ekonomi kreatif, hingga berbagai jasa pendukung lainnya.

Pada 2024, Bali berhasil menyelenggarakan 54 pertemuan internasional yang memenuhi kriteria ICCA. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatatkan 34 pertemuan internasional.

Menurut Ni Luh Puspa, kekayaan alam dan budaya yang dimiliki Bali merupakan keunggulan kompetitif yang sulit ditandingi. Potensi tersebut harus terus dioptimalkan agar Bali semakin kompetitif sebagai destinasi MICE tingkat global.

"Setiap destinasi memiliki keunggulannya masing-masing. Bali memiliki kekuatan yang khas melalui kekayaan alam, budaya, dan keramahtamahan masyarakat yang menjadi daya tarik tersendiri bagi penyelenggaraan kegiatan MICE," ujar dia.

Meski memiliki potensi besar, Wamenpar mengingatkan masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diselesaikan bersama. Peningkatan kualitas infrastruktur, pengelolaan lingkungan, serta penanganan sampah menjadi perhatian penting untuk mendukung keberlanjutan industri MICE Bali.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan memanfaatkan perhatian besar pemerintah terhadap pembangunan Bali. Kolaborasi dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan Bali sebagai destinasi MICE kelas dunia yang berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Umum BaliCEB periode 2026–2031, Ketut Jaman, mengatakan kepengurusan baru akan fokus memperkuat posisi Bali sebagai destinasi MICE global. Langkah tersebut dilakukan melalui promosi internasional, peningkatan kualitas SDM, penguatan standar layanan, serta perluasan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan pelaku UMKM.

"Kami ingin memastikan pengembangan industri MICE tidak hanya mendatangkan event internasional. Tetapi, juga memberikan manfaat ekonomi lebih luas," kata Ketut Jaman. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

Empat Wisatawan Terseret Ombak Saat Mandi di Pantai Tuturuga Minahasa, Kenzy Masih Hilang

Pemkot Tebing Tinggi Ajak Pelajar Budayakan Menabung

Kemenhut Pastikan Kebakaran Hutan di TN Way Kambas Sudah Padam, Seluruh Gajah Aman

Tol Cisumdawu Arah Bandung-Cirebon Ada Perbaikan, Kontraflow DIberlakukan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.