Perkuat Standar Keselamatan, Menhub Tegaskan Insiden KMP Mutiara Sentosa Jadi Evaluasi Total
Rabu, 05 Agu 2026, 01:58 WIBJAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menegaskan insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menjadi evaluasi menyeluruh untuk memperkuat standar keselamatan pelayaran, penanganan darurat, dan perlindungan seluruh pengguna jasa.
Dudy menyatakan pemerintah akan mengevaluasi secara menyeluruh penyebab insiden, prosedur operasional, serta sistem keselamatan pelayaran agar kejadian serupa tidak terjadi pada masa mendatang.
âGuna mencegah terulangnya kejadian serupa, Kementerian Perhubungan akan melakukan evaluasi secara menyeluruh. Yang terjadi sekarang ini akan menjadi bahan evaluasi agar hal-hal serupa tidak terjadi lagi," kata Menhub dalam keterangan di Jakarta, Selasa.
Evaluasi tersebut termasuk mencakup penyempurnaan standar operasional penanganan keadaan darurat guna memberikan perlindungan maksimal.
Menhub menegaskan apabila hasil investigasi menemukan dugaan tindak pidana dalam insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, proses hukum akan dijalankan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Bila ditemukan dugaan tindak pidana, akan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,â tegas Dudy.
Kementerian Perhubungan juga memastikan penanganan korban dan investigasi KMP Mutiara terus berjalan. Saat ini resmi beralih menjadi Operasi SAR Rutin Kesiapsiagaan
Memasuki hari ketiga pascainsiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, sebanyak 62 korban berhasil dievakuasi dari Masalembu ke Surabaya. Dengan demikian, total 238 orang yang berada di atas kapal, terdiri atas penumpang dan awak kapal, telah berhasil dievakuasi.
âAtas nama pemerintah, kami kembali menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah ini. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang di masa mendatang. Dengan rasa duka yang mendalam, terdapat lima korban yang dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia,â ucap Menhub.
Untuk mengungkap penyebab kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Kemenhub mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Saat ini, KNKT telah menurunkan tim investigator ke lokasi guna mengumpulkan data dan berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait.
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub telah menyurati dan memanggil operator KMP Mutiara Sentosa II guna proses audit terhadap sistem manajemen keselamatan.
âUpaya ini dilakukan sebagai bagian dari mitigasi sehingga diharapkan kejadian serupa tidak akan terjadi di kemudian hari,â kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Muhammad Masyhud.
Pemerintah melalui PT Jasa Raharja memastikan seluruh korban memperoleh haknya, mulai dari biaya perawatan dan pengobatan, hingga santunan.
Kementerian Perhubungan juga berkoordinasi dengan maskapai penerbangan dan instansi terkait untuk memfasilitasi pemulangan jenazah korban ke daerah asal tanpa membebani keluarga.
Sementara itu, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii menjelaskan, proses evakuasi seluruh korban dilakukan dengan dukungan sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian
Berdasarkan hasil pendataan terhadap para korban, saat keadaan darurat kru kapal telah memberi instruksi kepada penumpang untuk berkumpul di anjungan dan mengenakan jaket keselamatan sebelum meninggalkan kapal.
âAtas dasar itu, operasi SAR khusus dalam penanganan kedaruratan KMP Mutiara Sentosa II secara resmi kami alihkan menjadi operasi rutin kesiapsiagaan yang dikendalikan oleh Kantor SAR Surabaya," katanya.
"Meski demikian, operasi rutin tetap difokuskan di perairan sekitar lokasi kejadian dan kami tetap membuka posko pengaduan apabila terdapat laporan baru dari masyarakat,â tambah Syafii.
- Menhub
- Standar Keselamatan
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Kemenhaj Tuntaskan Pemberangkatan Gelombang Pertama Embarkasi Padang
-
Dari Tren ke Strategi: Kosmetik dan Parfum Didorong Jadi Kekuatan Industri
-
Miliki Karakter Khas, Beras Sigupay Abdya Didorong Kemenkum Aceh Didaftarkan Hak Merek Kolektif
-
Petani Lebak Siasati Ancaman Gagal Panen Akibat Musim Kemarau Ekstrem, Musim Tanam Dipercepat
-
Delegasi IGS 2026 Jelajahi Kekayaan Budaya dan Produk UMKM Lokal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.