Grab Dorong Merchant Manfaatkan Asisten AI untuk Tingkatkan Kinerja Bisnis
Minggu, 05 Jul 2026, 22:53 WIBJAKARTA â Grab Indonesia mendorong para mitra merchant memanfaatkan Asisten AI GrabMerchant sebagai alat bantu untuk mengelola operasional usaha dan mengambil keputusan bisnis berbasis data. Dalam waktu kurang dari lima bulan sejak diluncurkan, fitur tersebut telah digunakan lebih dari satu juta kali oleh mitra merchant dengan tingkat kepuasan pengguna mencapai 96,1 persen.
Melalui kampanye bertajuk "Temukan Jawaban untuk Apa Pun", Grab ingin memperkenalkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai teknologi yang mudah diakses dan dapat dimanfaatkan pelaku usaha sehari-hari untuk meningkatkan efisiensi operasional maupun mengembangkan bisnis.
Country Marketing and Communications Head Grab Indonesia, Melinda Savitri, mengatakan teknologi seharusnya mampu menyederhanakan proses bisnis sekaligus membuka peluang pertumbuhan bagi pelaku usaha, termasuk pelaku UMKM yang menjadi mitra GrabFood.
"Di Grab, kami percaya bahwa teknologi seharusnya mampu menyederhanakan kehidupan dan membantu lebih banyak orang berkembang. Karena itu, kami terus berupaya memperluas pemanfaatan teknologi di berbagai aspek, termasuk melalui Asisten AI GrabMerchant, sebagai alat bantu yang mudah digunakan dan relevan dengan kebutuhan sehari-hari mitra merchant,â ujarnya.
âKami ingin setiap pelaku usaha, terlepas dari skala bisnisnya, dapat memanfaatkan teknologi untuk menemukan solusi atas tantangan yang mereka hadapi, meningkatkan kinerja usaha, dan membuka peluang pertumbuhan yang lebih besar," tambah Melinda.
Menurut Grab, kehadiran Asisten AI GrabMerchant menjadi semakin relevan di tengah kebutuhan pelaku usaha untuk mengambil keputusan secara cepat di tengah perubahan permintaan konsumen, persaingan bisnis, pengelolaan menu, ulasan pelanggan, hingga strategi promosi.
Fitur tersebut dirancang untuk menyajikan rekomendasi dan wawasan bisnis secara sederhana dengan memanfaatkan data penjualan internal merchant. Melalui analisis otomatis, pelaku usaha dapat memperoleh berbagai rekomendasi praktis tanpa harus memiliki kemampuan teknis dalam mengolah data.
Salah satu mitra merchant yang merasakan manfaat fitur tersebut adalah Efa, pemilik usaha Mie Aceh 769 Pijay. Ia mengaku memanfaatkan fitur petunjuk instan pada halaman wawasan toko untuk memahami kondisi bisnisnya serta menentukan langkah yang perlu dilakukan berdasarkan analisis yang disediakan aplikasi.
Tidak hanya mendukung operasional harian, Asisten AI GrabMerchant juga dimanfaatkan dalam pengembangan usaha. Saat berencana membuka cabang baru, Efa menggunakan fitur tersebut untuk menganalisis biaya operasional serta menentukan wilayah yang sesuai dengan anggaran bisnisnya. Berdasarkan rekomendasi tersebut, cabang baru usahanya kini telah resmi beroperasi.
Grab mencatat, hingga Mei 2026 sebanyak 59,2 persen merchant baru GrabFood yang bergabung sejak awal tahun telah aktif menggunakan Asisten AI GrabMerchant. Selama periode kurang dari lima bulan, fitur tersebut menerima sebanyak 1.083.425 interaksi dari para merchant.
Pemanfaatan Asisten AI GrabMerchant juga tercatat cukup tinggi di berbagai daerah. Jakarta menjadi wilayah dengan penggunaan terbesar, melibatkan lebih dari 213 ribu merchant aktif dan sekitar 362 ribu pesan yang dikirimkan melalui fitur tersebut.
Di luar Jakarta, penggunaan juga terus meningkat di sejumlah kota besar seperti Surabaya, Bandung, Medan, Yogyakarta, dan Bali. Para merchant memanfaatkan fitur AI untuk mengelola menu, merespons ulasan pelanggan, hingga memperoleh rekomendasi dalam mengambil keputusan bisnis.
Tingkat kepercayaan pengguna terhadap fitur tersebut juga tergolong tinggi. Grab mencatat persentase pengguna berulang mencapai 89,9 persen pada kategori merchant long-tail dan 97,2 persen pada merchant kategori mid-market.
Selain menyajikan wawasan bisnis, Asisten AI GrabMerchant juga dilengkapi berbagai fitur pendukung, seperti penyusunan strategi menu, pembuatan deskripsi produk berbasis AI, hingga rekomendasi promosi. Salah satu fitur yang banyak dimanfaatkan adalah Menu Scanner, yang memungkinkan daftar menu cetak diubah secara otomatis menjadi menu digital pada aplikasi.
Setelah proses digitalisasi selesai, merchant dapat memanfaatkan Description Generator berbasis AI untuk membuat deskripsi menu yang lebih menarik sehingga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik produk di hadapan pelanggan.
Grab juga mengungkapkan bahwa penggunaan Asisten AI GrabMerchant berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi promosi iklan merchant hingga 11 persen. Dengan rekomendasi yang lebih berbasis data, pelaku usaha dinilai dapat mengalokasikan anggaran pemasaran secara lebih efektif sekaligus meningkatkan peluang pertumbuhan usaha.
Melalui kampanye "Temukan Jawaban untuk Apa Pun", Grab berharap semakin banyak pelaku UMKM memanfaatkan teknologi AI sebagai alat bantu dalam menjalankan bisnis sehari-hari. Perusahaan menilai adopsi kecerdasan buatan dapat membantu pelaku usaha mengambil keputusan lebih cepat, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat daya saing di era digital.
- UMKM
- Kecerdasan Buatan
- Digitalisasi UMKM
- GrabMerchant AI Assistant
- Artificial Intelligence
- Grab Indonesia
- GrabFood
- GrabMerchant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Apresiasi Kebijakan Kemenkeu, Bank Mandiri Siap Optimalkan Fungsi Intermediasi Perbankan
-
Lewat Grab Business Forum 2026, Grab Resmi Hadirkan Fitur Corporate Dine Out untuk Segmen Korporasi
-
East Ventures: Transformasi Digital Indonesia Harus Berujung pada Nilai Ekonomi Nyata
-
Gandeng Kementerian Pariwisata, Grab Indonesia Umumkan Pemenang Grab Bintang 5 Awards
-
Indonesia Dinilai Punya Peran Strategis dalam Pengembangan AI untuk Sektor Kesehatan ASEAN
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.