WhatsApp Hadirkan Meta Business Agent untuk Bisnis di Indonesia, Layani Pelanggan 24 Jam
Selasa, 11 Agu 2026, 23:55 WIBJAKARTA â WhatsApp memperkenalkan Meta Business Agent untuk bisnis di Indonesia. Agen berbasis kecerdasan buatan (AI) ini dirancang untuk membantu pelaku usaha merespons pertanyaan pelanggan, memberikan rekomendasi produk, hingga mendukung proses penjualan melalui percakapan di WhatsApp.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam WhatsApp Business Summit (WABS) Indonesia yang digelar untuk keempat kalinya pada Selasa (11/8/2026). Pada forum ini Meta menyebut penggunaan layanan pesan untuk berkomunikasi dengan bisnis semakin umum di Indonesia.
Berdasarkan studi yang dipaparkan dalam acara tersebut, sebanyak 71 persen masyarakat Indonesia mengirim pesan kepada bisnis setiap hari. Studi yang sama menunjukkan tingginya penerimaan terhadap penggunaan AI dalam interaksi dengan bisnis. Sebanyak 83 persen responden mengatakan agen AI membantu mereka memperoleh informasi yang dibutuhkan secara lebih cepat dan efisien.
Kondisi tersebut dinilai menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia semakin terbiasa menggunakan percakapan digital untuk berinteraksi dengan pelaku usaha sekaligus mulai terbuka terhadap pemanfaatan AI dalam layanan pelanggan.
Bisa Digunakan Bisnis Kecil hingga Perusahaan Besar
Meta Business Agent ditujukan bagi bisnis dengan skala yang berbeda. Untuk usaha kecil dan menengah (UKM), agen AI tersebut terintegrasi langsung dengan aplikasi WhatsApp Business.
Pelaku usaha dapat memberikan informasi mengenai bisnisnya untuk membantu agen menjawab pertanyaan pelanggan secara lebih spesifik. Agen juga dapat memberikan rekomendasi berdasarkan katalog produk, membantu menjadwalkan janji temu, mengidentifikasi calon pelanggan, serta mendukung proses transaksi. Apabila percakapan membutuhkan penanganan manusia, interaksi dapat dialihkan kepada anggota tim bisnis.
Untuk perusahaan dengan kebutuhan lebih kompleks, Meta menyediakan Meta Business Agent Platform. Platform ini memungkinkan perusahaan membangun dan menyesuaikan agen AI serta mengintegrasikannya dengan sistem bisnis yang telah digunakan.
Platform tersebut dapat dihubungkan dengan sejumlah layanan, termasuk Shopify, Zendesk, dan Shopee, melalui WhatsApp Business Platform. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan mengatur agen AI sesuai kebutuhan operasional, sekaligus mempertahankan integrasi dengan sistem yang sudah berjalan.
Sejumlah Bisnis Mulai Menggunakan Agen AI
Sejumlah pelaku usaha di Indonesia telah menggunakan Meta Business Agent untuk menangani interaksi dengan pelanggan. Mastung, agensi kreatif digital yang beroperasi secara nasional, mengklaim mengalami peningkatan penjualan sebesar 65,4 persen setelah menggunakan agen AI tersebut. Teknologi ini digunakan untuk melanjutkan komunikasi dengan pelanggan ketika tim penjualan tidak berada dalam jam operasional.
Pemilik Mastung, Untung Surapati, mengatakan agen AI membantu usaha yang tidak memiliki tim penjualan yang dapat memberikan layanan sepanjang hari.
âMeta Business Agent membantu kami mengatasi tantangan tersebut dengan melanjutkan percakapan saat tim kami berada di luar jam operasional,â kata Untung di Jakarta pada hari Selasa (11/8).
Menurut dia, agen tersebut dapat digunakan untuk menjawab pertanyaan pelanggan hingga membantu menyelesaikan pembelian.
Sementara itu, Queensi, merek kecantikan dan kesehatan di bawah Sastro Group, disebut mampu menangani 250 persen lebih banyak percakapan pelanggan setelah menggunakan Meta Business Agent tanpa menambah jumlah staf.
Sastro Group juga menyebut penggunaan agen AI membantu meningkatkan penjualan produk dengan nilai lebih tinggi. Menurut perusahaan, upselling ke paket yang lebih tinggi terjadi pada sekitar 60 persen pelanggan.
Paragon Gunakan AI untuk Konsultasi Perawatan
Perusahaan lain yang memanfaatkan Meta Business Agent Platform adalah Paragon. Dalam implementasinya, Paragon menggunakan teknologi tersebut untuk DermaScalp Expert (DSE), merek yang bergerak di bidang perawatan rambut dan kulit kepala.
Agen AI digunakan untuk memberikan konsultasi yang lebih personal, membantu pelanggan mendapatkan rekomendasi produk, serta mendampingi proses pembelian.
Chief Technology Officer Paragon Corp, Risman Adnan, mengatakan pemanfaatan AI tersebut ditujukan untuk menghubungkan informasi mengenai kebutuhan pelanggan dengan rekomendasi perawatan dan produk.
âDengan Meta Business Agent Platform di WhatsApp Business Platform untuk merek DermaScalp Expert (DSE), kami menghadirkan keahlian hair scientist dan konsultasi yang dipersonalisasi, rekomendasi produk, serta jalur pembelian yang lancar ke dalam satu pengalaman yang terhubung,â ujar Risman.
Bisnis Bisa Lebih Mudah Ditemukan
Selain menyediakan agen AI untuk bisnis, WhatsApp juga menyiapkan fitur yang memungkinkan pengguna menemukan bisnis yang didukung Meta Business Agent secara lebih mudah.
Dalam waktu dekat, pengguna disebut dapat mencari nama bisnis melalui kolom pencarian WhatsApp. Pengguna juga dapat membagikan kontak bisnis tersebut kepada teman maupun keluarga.
Vice President of India & Southeast Asia Meta, Sandhya Devanathan, mengatakan penggunaan agen AI untuk layanan bisnis terus berkembang secara global.
âSecara global, lebih dari 1 juta bisnis telah menggunakan Meta Business Agent di WhatsApp dan Messenger setiap minggunya,â kata Sandhya.
Menurut dia, pola penggunaan WhatsApp di Indonesia telah berkembang dari sekadar komunikasi antarindividu menjadi sarana untuk berinteraksi dengan berbagai jenis bisnis.
Meta melihat kondisi tersebut sebagai peluang untuk memperluas pemanfaatan AI dalam komunikasi antara perusahaan dan pelanggan.
Dengan hadirnya Meta Business Agent, bisnis dapat mengotomatiskan sebagian interaksi pelanggan, sementara percakapan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut tetap dapat diteruskan kepada tim manusia.
Bagi pelaku usaha, teknologi tersebut berpotensi memperluas jam layanan tanpa harus menambah jumlah tenaga kerja. Di sisi konsumen, penggunaan agen AI dapat mempercepat akses terhadap informasi, meski efektivitasnya tetap bergantung pada kualitas data bisnis dan kemampuan sistem dalam memahami kebutuhan pelanggan.
- UKM
- Kecerdasan Buatan
- Meta
- teknologi
- WhatsApp Business
- bisnis digital
- Teknologi AI
- pelayanan pelanggan
- digitalisasi bisnis
- Meta Business Agent
- Layanan Pelanggan
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
BMKG Prakirakan Hujan Ringan Dominasi Cuaca Sebagian Besar Kota di Indonesia
-
Meski Pasar Bergejolak, BEI Catat 8 Perusahaan Antre IPO
-
Kenaikan Bensin hingga Tarif Pesawat Dorong Inflasi Juni ke 0,44 Persen
-
Komnas HAM Dorong Investigasi Kasus Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua
-
Hypernet Technologies Perluas Layanan ke Segmen UKM melalui Whooz
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.