36 Titik Jalan & Jembatan Aceh Dikebut! Konektivitas 100% Pulih

Kamis, 02 Jul 2026, 21:45 WIB

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana di Provinsi Aceh melalui penanganan permanen pada puluhan ruas jalan dan jembatan yang menjadi urat nadi konektivitas masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan akses transportasi kembali aman, lancar, dan mampu mendukung aktivitas ekonomi serta mobilitas warga di berbagai wilayah.

Melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Kementerian PU saat ini menangani secara permanen 20 lokasi di koridor Lintas Barat dan Lintas Timur Aceh yang terdiri atas 15 ruas jalan dan lima jembatan. Di sejumlah ruas, pekerjaan dilakukan pada lebih dari satu titik kerusakan menyesuaikan kondisi di lapangan.

Ket. Foto: Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana di Provinsi Aceh melalui penanganan permanen pada puluhan ruas jalan dan jembatan yang menjadi urat nadi konektivitas masyarakat — Sumber: istimewa

Selain itu, penanganan permanen juga dilaksanakan pada 16 lokasi di Lintas Tengah Aceh yang mencakup rehabilitasi dan rekonstruksi jalan maupun jembatan, penanganan lereng, perlindungan tebing sungai, pekerjaan struktur, hingga berbagai pekerjaan pendukung lainnya.

Menteri PU, Dody Hanggodo memastikan proses pemulihan infrastruktur pascabencana terus berjalan dengan progres yang positif dan berbagai langkah percepatan menuju pemulihan permanen juga terus dilakukan.

“Jalan nasional sudah kembali fungsional 100% dan penanganan permanen terhadap jembatan-jembatan daerah yang masih bersifat temporer akan dipercepat agar konektivitas pulih sepenuhnya. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, kementerian/lembaga, dan seluruh pihak terkait agar pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan lebih cepat dan terintegrasi,” kata Menteri Dody, Kamis (2/7).

Di koridor Lintas Timur, penanganan dilakukan pada 17 lokasi yang meliputi 13 ruas jalan nasional dan empat jembatan, di antaranya: 

1. Beureunuen – Bts. Pidie Jaya/Pidie

2. Bts. Pidie Jaya/Pidie – Meureudu

3. Meureudu – Bts. Pidie Jaya/Bireuen

4. Bts. Pidie Jaya/Bireuen – Kota Bireuen

5. Peureulak – Bts. Kota Langsa/Aceh Timur

6. Bts. Kota Langsa/Aceh Timur – Kota Langsa

7. Bts. Kota Langsa/Aceh Tamiang – Kota Kuala Simpang

8. Jln. Ir. Juanda (Kuala Simpang)

9. Jln. Cut Nyak Dhien (Kuala Simpang)

10. Jln. Iskandar Muda (Kuala Simpang)

11. Jln. Mayjen Sutoyo (Kuala Simpang)

12. Jln. Ade Irma Suryani (Kuala Simpang)

13. Kota Kuala Simpang - Bts. Provinsi Sumut

14. Jembatan Krueng Meureudu

15. Jembatan Krueng Tingkeum

16. Jembatan Pante Lhong

17. Jembatan Ulee Langa

Adapun di Lintas Barat, pekerjaan difokuskan pada tiga lokasi yang meliputi 

1. Ruas Jalan Genting Gerbang – Celala – Bts. Aceh Tengah/Nagan Raya

2. Bts. Aceh Tengah/Nagan Raya – Lhokseumot – Jeuram

3. Jembatan Krueng Beutong

Sementara itu, di Lintas Tengah Aceh, penanganan mencakup 16 lokasi yang tersebar mulai dari wilayah Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tenggara hingga Bener Meriah. Pekerjaan yang dilaksanakan selain memperbaiki badan jalan dan jembatan, namun juga melaksanakan penguatan lereng dan tebing sungai untuk minimalkan risiko.

Salah satu progres penanganan permanen Lintas Tengah Aceh pada Jembatan Lawe Mengkudu I yang terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga 28 Juni 2026, pekerjaan telah mencapai 83,72 persen dan ditargetkan selesai pada 31 Juli 2026.

Penanganan permanen dilakukan dengan membongkar jembatan lama yang terdampak bencana dan menggantinya dengan jembatan baru yang lebih aman, serta mampu mendukung kelancaran mobilitas masyarakat. 

  • Kementerian PU
  • konektivitas
  • Pemulihan Pascabencana

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Libur Panjang HUT Ke-81 RI, Wisatawan Padati Kawah Sikidang Dieng

Pascagempa NTT, PLN: 429 Gardu Listrik Sudah Pulih dan Kembali Beroperasi

Gempa M 7,7 Guncang NTT, Kemkomdigi Pantau Pemulihan Layanan Seluler

Trump Segera Deklarasikan Selat Hormuz sebagai "Wilayah" AS

Wapres Gibran Sampaikan Duka atas Bencana Gempa M7,7 di NTT, Pastikan Penanganan Maksimal

TNI-Polri dan Pemprov DKI Gelar Aksi Bersih Sungai dan Bantaran di 11 Lokasi

Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg Mulai Hari Ini

Semarak HUT ke-81 RI, SariWangi Hadirkan Pesta Rakyat dan Lomba Gapura di Berbagai Daerah

Gempa dengan Magnitudo 7,7 Picu 111 Gempa Susulan! Ini Imbauan Terbaru BMKG

Masa Depan 'X-Men': Marvel Ungkap Deretan Bintang Para Mutan Profesor Xavier

Pilihan Pelancong Dunia, Vietjet Dinobatkan sebagai Maskapai dengan Seragam Awak Kabin Terbaik

Kekeringan Melanda Natuna, Polres Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga dan Sekolah.

Jembatan Garuda di Tanah Laut Resmi Dimanfaatkan, Warga Kini Lebih Mudah Beraktivitas.

Kampanye “Berani Bicara Berat” Tegaskan Obesitas Sebagai Penyakit Kronis

HUT ke-81 RI, Dedi Mulyadi Pastikan Upacara di Gedung Sate Sekaligus Buka Hasil Revitalisasi.

Sikap Siap Hormat! Prajurit Marinir Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara Telkomsel 74 Meter.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Ajak Warga Rawat Perdamaian dengan Semangat Persaudaraan.

KSOP Ternate Minta Warga Laporkan Petugas yang Terlibat Pungli Pembayaran Bagasi.

Hati-hati! Obesitas Bukan Cuma Soal Penampilan, Ini Masalah Kesehatan Serius!

Rusak 10 Tahun, Bendung Irigasi Ampek Jirek Padang Pariaman Direhabilitasi Rp979,6 Juta.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.