Kereta Cepat Shinkansen Rute Akita-Tokyo Alami Keterlambatan Usai Tabrak Beruang, Dampak Lonjakan Konflik Satwa Meningkat

Selasa, 30 Jun 2026, 18:28 WIB

TOKYO, JEPANG - Kereta cepat Shinkansen menabrak seekor beruang di wilayah timur laut Jepang pada Selasa (30/6) pagi hingga sempat mengganggu layanan perjalanan rute dari Prefektur Akita menuju Tokyo.

Insiden itu terjadi tepat pada hari yang sama saat Pemerintah Jepang memulai survei populasi beruang secara nasional setelah terjadi lonjakan kemunculan dan serangan hewan tersebut.

Ket. Foto: lustrasi kereta cepat shinkansen Jepang. — Sumber: dok. unsplash/istimewa

Tidak ada korban luka dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 07.30 waktu setempat di antara Stasiun Wada dan Stasiun Ugo-Sakai di Akita tersebut, lapor Kantor Berita Kyodo.

Menurut operator kereta JR East, masinis kereta tujuan Tokyo tersebut telah mengaktifkan rem darurat setelah melihat seekor beruang berada di atas rel, tetapi kereta itu tidak sempat berhenti tepat waktu.

Kereta kemudian menjalani pemeriksaan di Stasiun Ugo-Sakai dan melanjutkan operasional tak lama setelah pukul 08.00 karena tidak ditemukan kendala teknis.

Sementara itu, beruang yang tertabrak belum ditemukan sejak kecelakaan tersebut terjadi.

Kementerian Lingkungan Hidup Jepang mulai melaksanakan survei populasi beruang pada Selasa di habitat-habitat yang berpusat di wilayah timur laut Jepang. Survei itu dilakukan di tengah maraknya kasus serangan beruang yang beberapa di antaranya berakibat fatal.

Proyek yang melibatkan pemasangan kamera pengawas di kawasan pegunungan tersebut akan berlangsung hingga akhir September mendatang.

Pihak kementerian berencana mempublikasikan estimasi populasi beruang berdasarkan habitat dan prefektur dalam waktu enam bulan setelah survei dilakukan. Ant/Sumber: Kyodo

  • kereta cepat

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.