Piala Dunia, Swiss Yakin Akan Gulung Bosnia  

Kamis, 18 Jun 2026, 12:35 WIB

JAKARTA – Lanjutan Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Swiss dan Bosnia. Swiss yakinmampu mengalahkan Bosnia Herzegovina di pertandingan Grup B Piala Dunia 2026 di Los Angeles Stadium, Jumat dini hari WIB.

Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk memperbaiki posisi di klasemen setelah sama-sama mengawali turnamen dengan hasil imbang.

Ket. Foto: melanjutkan laga — Sumber: ist

Swiss ditahan Qatar 1-1 pada laga pembuka, sedangkan Bosnia dan Herzegovina bermain imbang dengan skor serupa ketika menghadapi Kanada.

Secara performa, Swiss tampil lebih meyakinkan pada pertandingan pertama.

Tim asuhan Murat Yakin mendominasi penguasaan bola, mengendalikan tempo permainan, serta menciptakan banyak peluang saat menghadapi Qatar. Namun, kurang tajamnya penyelesaian akhir membuat mereka gagal mengubah dominasi tersebut menjadi kemenangan.

Swiss bahkan hampir mengamankan tiga poin sebelum kebobolan pada masa injury time. Hasil tersebut menjadi pukulan bagi tim yang dalam beberapa tahun terakhir konsisten tampil kompetitif di panggung internasional.

Tim berjuluk Nati tersebut tercatat selalu lolos ke babak gugur dalam tiga edisi Piala Dunia terakhir, sehingga target serupa kembali dibidik pada turnamen kali ini.

Kekuatan utama Swiss masih bertumpu pada organisasi permainan yang solid dan lini pertahanan yang berpengalaman.

Kehadiran pemain-pemain seperti Manuel Akanji, Nico Elvedi, Granit Xhaka, dan Ricardo Rodriguez membuat tim ini memiliki keseimbangan antara pengalaman dan kualitas. Di lini depan, Breel Embolo diharapkan mampu menjadi tumpuan dalam membongkar pertahanan Bosnia.

Di kubu lawan, Bosnia dan Herzegovina datang dengan kepercayaan diri setelah berhasil mengamankan satu poin dari Kanada, salah satu tuan rumah turnamen.

Meski demikian, hasil tersebut juga memperlihatkan sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.

Bosnia kesulitan mengembangkan permainan saat menghadapi tekanan tinggi Kanada dan lebih banyak bertahan sepanjang pertandingan.

Mereka hanya mampu menguasai bola dalam persentase yang relatif rendah serta mengandalkan serangan langsung untuk memanfaatkan postur para penyerang mereka.

Pelatih Sergej Barbarez kemungkinan akan menuntut timnya tampil lebih berani ketika menghadapi Swiss. Bosnia membutuhkan keseimbangan yang lebih baik antara bertahan dan menyerang jika ingin mendapatkan hasil positif dari laga ini.

Harapan Bosnia masih bertumpu pada sejumlah pemain berpengalaman. Edin Dzeko tetap menjadi figur penting di lini depan, didukung Ermedin Demirovic yang diharapkan dapat memberikan ancaman melalui mobilitasnya.

Di lini belakang, Sead Kolasinac akan menjadi salah satu pemain kunci untuk meredam serangan Swiss.

Pertandingan nanti memiliki arti penting bagi kedua tim mengingat persaingan di Grup B masih terbuka.

Kemenangan akan menjadi modal berharga untuk meningkatkan peluang lolos ke fase gugur, sementara hasil imbang berpotensi membuat persaingan semakin ketat menjelang laga terakhir grup.

Di atas kertas, Swiss lebih diunggulkan berkat pengalaman mereka di turnamen besar serta kualitas skuad yang lebih merata.

Namun, Bosnia memiliki motivasi besar untuk menciptakan sejarah baru setelah pada satu-satunya penampilan sebelumnya di Piala Dunia, yakni pada 2014, mereka gagal melewati fase grup.

Laga di Los Angeles diperkirakan berlangsung ketat dengan Swiss berupaya mendominasi penguasaan bola dan Bosnia mengandalkan disiplin bertahan serta serangan balik cepat untuk mencuri poin.

  • Piala Dunia 2026

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Berikut Lokasi SIM Keliling di Jakarta dan Sekitarnya pada Sabtu (22/8)

Singasari Expo IV Tahun 2026, Momentum Perkuat UMKM & Pelestarian Budaya Badung

Garuda Pertiwi U-16 Pastikan Tiket ke Final Piala Srikandi Merdeka

Rumah Sakit Lapangan Ruteng Beroperasi, Layani Operasi Warga Terdampak Gempa NTT

Sandy Walsh Nyaman Beradaptasi Bersama Persib Bandung

Rektor Unsoed Diduga Terima Rp1 Miliar, Beri Akses Bawahan Loloskan Calon Maba

APBD Perubahan DKI Jakarta Turun, Kini Sebesar Rp79,59 Triliun

Syuting The Batman: Part II, Batmobile dan Glasgow Menjelma Jadi Gotham Bersalju

Eksploitasi Anak Orang Lain jadi Pengamen di Jakut, Sepasang pasutri Dicokok Satpol PP

KPK Ungkap Peran Guru sebagai Pengepul di Penawaran Kursi Maba Unsoed, Dihargai Rp50 hingga 500 Juta

Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Panen Perdana Sorgum di Bogor

KPK Jelaskan Alasan Sempat Periksa Warek Unsoed Kuat dan Noor Farid

Miris, KPK Ungkap Dugaan Korupsi dalam Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed dan Jual Beli Kursi FPIK dan FH Jalur Mandiri

KPK Bongkar Modus Baru! Tersangka Penerimaan Maba Unsoed Diduga Jual Kursi FPIK dan FH, Begini Prosesnya

Kabar Gembira! Status Guru PPPK Paruh Waktu jadi Penuh Waktu Otomatis Tanpa Tes pada 2027, Peluang jadi PNS

Kodam XXIII Palaka Wira Bangun 90 Titik Sarana Air Bersih di Sulteng dan Sulbar

Siswa SMK di Salatiga Ciptakan Helm Pintar Siagaride, Inovasi Keselamatan Berkendara

Manfaatkan Sampah Jadi Gas Metana, Inovasi Pengolahan Limbah Dikembangkan di Makassar

Kreatif dan Ramah Lingkungan, Nelayan Manfaatkan Drum Plastik Bekas untuk Membuat Perahu

Hasil Piala Jerman: Frankfurt Bantai Tonis 11-0, Stuttgart Kalahkan Hansa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.