10 Universitas Indonesia dan Tiongkok Jalin Kerja Sama, Tawarkan Beasiswa dan Program Internasional bagi Mahasiswa
📅 Minggu, 28 Jun 2026, 12:55 WIB | Oleh: Tim PenulisBeijing – Sebanyak 10 universitas dari Indonesia dan Tiongkok menjalin kerja sama dengan menawarkan berbagai program unggulan serta beasiswa untuk menarik lebih banyak mahasiswa internasional dari kedua negara. Langkah ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi akademik, riset, serta mobilitas mahasiswa dan dosen di tengah eratnya hubungan bilateral Indonesia dan Tiongkok.
"Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana promosi bagi perguruan tinggi Indonesia dan Tiongkok, tetapi juga memperkuat kerja sama akademik antara kedua negara," kata Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing, Lestari Puspitaningsih, dalam seminar Internasionalisasi Pendidikan Tinggi RI-RRT yang digelar secara daring pada Sabtu (27/6).
Menurut Lestari, kegiatan tersebut juga membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa Indonesia dan Tiongkok untuk memperoleh pengalaman akademik internasional melalui berbagai program studi, pertukaran mahasiswa, serta beasiswa yang tersedia.
Lima perguruan tinggi dari Tiongkok yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut adalah Hebei International Studies University (HISU), Xiamen University, Fujian Polytechnic Normal University (FPNU), Northeast Normal University (NENU), dan Hefei University of Technology (HFUT). Sementara itu, Indonesia diwakili oleh Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Andalas (UNAND), dan Universitas Ahmad Dahlan (UAD).
Lestari menjelaskan bahwa saat ini telah berdiri Afiliasi Pengajar dan Pegiat Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (APPBIPA) Tiongkok, organisasi profesi resmi yang menghimpun para pengajar dan pegiat Bahasa Indonesia bagi penutur asing. APPBIPA Tiongkok yang dibentuk pada 12 Juni 2026 menjadi cabang ketujuh organisasi tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami berusaha merangkul perkumpulan profesi pendidik Bahasa Mandarin di Indonesia serta beberapa universitas Indonesia dan Tiongkok dalam kegiatan ini mengingat pentingnya memperluas kolaborasi akademik sebagai bagian dari penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Tiongkok melalui pendidikan, penelitian, serta mobilitas mahasiswa dan dosen," ujar Lestari.
Ketua APPBIPA Tiongkok, Hendy Yuniarto, mengatakan minat masyarakat Tiongkok untuk mempelajari Bahasa Indonesia terus meningkat seiring berkembangnya hubungan ekonomi, pendidikan, dan budaya antara kedua negara.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua Perkumpulan Profesi Pendidik Bahasa Mandarin Indonesia (PPBMI), Fitriya. Ia menilai perkembangan pembelajaran Bahasa Mandarin di Indonesia menunjukkan tren yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, mencerminkan semakin eratnya hubungan masyarakat Indonesia dan Tiongkok.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam kesempatan yang sama, Atase Pendidikan Tiongkok untuk Indonesia, Chen Wu, menegaskan bahwa kerja sama pendidikan merupakan salah satu fondasi penting dalam memperkuat hubungan kedua negara pada masa depan.
"Peningkatan mobilitas mahasiswa dan dosen akan mendorong lahirnya kolaborasi riset, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia yang lebih berkualitas," kata Chen Wu.
Forum tersebut juga dimanfaatkan oleh setiap perguruan tinggi untuk memperkenalkan program internasional yang dimiliki.
Perwakilan Xiamen University di Provinsi Fujian, Surinah, mengatakan universitasnya memiliki empat kampus, tiga di Tiongkok dan satu kampus internasional di Malaysia. Xiamen University dikenal memiliki reputasi akademik yang kuat di bidang riset dan inovasi serta jaringan kerja sama internasional yang luas dengan berbagai universitas di dunia.
Bidang Unggulan
Sementara itu, perwakilan Hefei University of Technology (HFUT), Deasy Natalia, menjelaskan bahwa universitas yang berdiri pada 1945 tersebut menjadikan ilmu teknik dan ilmu manajemen sebagai bidang unggulan yang didukung riset modern serta kolaborasi dengan dunia industri.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!