Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Profesor ITS Dorong Teknologi Cerdas Demi Keselamatan Transportasi Laut

📅 Kamis, 25 Jun 2026, 16:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

Dengan menggabungkan sejumlah metode analisis, MIRBA membantu menentukan tindakan pencegahan dan strategi perawatan yang sesuai berdasarkan tingkat risiko yang telah diidentifikasi.

Kedua metodologi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai alat analisis risiko, tetapi juga menjadi kerangka pengambilan keputusan yang lebih terukur.

Melalui pendekatan itu, pengelolaan infrastruktur maritim dapat dilakukan secara lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan.

Silvianita menegaskan bahwa pengelolaan risiko tidak boleh dipandang sekadar sebagai dokumen administratif, melainkan harus menjadi bagian penting dalam strategi organisasi guna meningkatkan keselamatan, keandalan, dan keberlanjutan infrastruktur maritim.

Metode tersebut telah diterapkan pada proses pemindahan anjungan lepas pantai ke kapal pengangkut atau loadout yang merupakan salah satu tahapan berisiko tinggi dalam industri maritim.

Hasilnya, sistem mampu mengidentifikasi sejumlah risiko prioritas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan kerja.

Melalui MIVTA dan MIRBA, proses identifikasi, evaluasi, serta mitigasi risiko dapat dilakukan secara lebih terukur sehingga potensi kecelakaan kerja maupun kegagalan operasional dapat ditekan sejak tahap perencanaan.

Inovasi tersebut juga mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya tujuan kedelapan tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, tujuan kesembilan mengenai industri, inovasi, dan infrastruktur, serta tujuan ke-14 terkait ekosistem laut.

Silvianita berharap MIVTA dan MIRBA dapat diadopsi secara luas oleh industri minyak dan gas bumi serta sektor maritim nasional agar evaluasi risiko proyek dapat dilakukan secara lebih terstruktur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Menekraf: Musik Indonesia Kian Mendunia

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menekraf: Musik Indonesia K...
Nasional
Kemenpar Ajak Berwisata Mel...
Ekonomi
KKP Jaga Kredibilitas Penge...
Sebanyak 34.000 Bungkus Nasi Dibagikan dalam Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

Sebanyak 34.000 Bungkus Nasi Dibagikan dalam Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

25 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.