- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Mengancam akan Menye...
Trump Mengancam akan Menyerang Iran Jika Tidak Menghentikan Proksi-proksinya di Lebanon
Minggu, 21 Jun 2026, 21:50 WIBWASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru saja mengunggah ancaman lebih lanjut terhadap Iran di platform media sosialnya, Truth Social .
"Iran harus segera menghentikan para PROKTOR mereka yang dibayar mahal di Lebanon agar tidak menimbulkan masalah. Jika tidak, kami akan menyerang Iran dengan sangat keras lagi, seperti yang kami lakukan minggu lalu, bahkan lebih keras lagi!!! Presiden DONALD J. TRUMP."
Dari The Guardian, hal ini terjadi tepat setelah wakil presiden AS JD Vance memuji "kemajuan besar" yang dicapai dalam beberapa jam terakhir saat ia memberikan perkembangan terbaru tentang pembicaraan perdamaian AS-Iran yang berlangsung di Swiss hari ini.
Postingan Trump merujuk pada Hezbollah, yang bergabung dalam perang Timur Tengah dengan serangan terhadap Israel. Bentrokan dalam beberapa hari terakhir antara keduanya mengancam akan menggagalkan kesepakatan perdamaian awal AS-Iran.
Serangan Israel di Lebanon selatan pada hari Sabtu menewaskan sedikitnya 16 orang, kata otoritas setempat, meskipun ada laporan tentang gencatan senjata baru yang bertujuan untuk mengakhiri bentrokan yang terus berlanjut.
Badan pertahanan sipil Lebanon mengatakan personelnya telah membawa â16 orang tewas dan 12 orang luka-lukaâ ke rumah sakit, dan menambahkan bahwa mereka telah bekerja âsejak dini hariâ di distrik Nabatieh.
- Kesepakatan Damai AS-Iran
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Lindungi Usaha, Kemenkum Sumbar Dorong UMKM Daftarkan Merek
-
Trump Isyaratkan Hadir Langsung Penandatanganan Kesepakatan Damai AS-Iran di Jenewa
-
Beras SPHP Dipastikan Tak Naik, Namun Pembelian Dibatasi
-
Tak Ingin Jadi Penonton, Kaltim Ajukan Hak Kelola Migas di Blok Ganal
-
Ini Teks Lengkap 14 Poin Kesepakatan Damai AS-Iran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.