Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Musisi Desak Pemprov DKI Perkuat Proteksi Hak Cipta Lagu Musisi Lokal

📅 Minggu, 21 Jun 2026, 22:27 WIB | Oleh:
Musisi Desak Pemprov DKI Perkuat Proteksi Hak Cipta Lagu Musisi Lokal Doc: ANTARA/Abdu Faisal
Ket. Musisi Endah Widiastuti, personel Endah N Rhesa, saat ditemui di acara musik pada Stasiun MRT Jakarta Bundaran HI, Minggu (21/6).

JAKARTA - Musisi Endah Widiastuti, personel dari duo musisi Endah N Rhesa menyuarakan pentingnya penguatan pemahaman terkait proteksi hak cipta lagu dilakukan pemerintah terhadap para kreator musik di Indonesia.

Endah berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat mengambil langkah konkret dalam memberikan rasa aman bagi para pencipta karya. 

"Mudah-mudahan juga banyak proteksi-proteksi yang bisa dilakukan oleh pemerintah maupun orang-orang yang merasa, menyadari bahwa pentingnya adanya ya, itu," kata Endah saat ditemui di Stasiun MRT Jakarta Bundaran HI, Minggu.

Endah menilai pemahaman mengenai kekayaan intelektual harus merata di seluruh lini masyarakat.

Hal itu menjadi kunci utama dalam meminimalisasi praktik yang merugikan musisi, seperti jual beli putus karya dengan tawar-menawar minimum.

"Semoga semua masyarakat semua lini memahami mengenai kekayaan intelektual ya, bahwa kekayaan intelektual ada sesuatu yang harus dihargai," ujar Endah.

Terkait teknis perlindungan, Endah menyarankan setiap musisi untuk mengedepankan aspek legalitas dalam setiap kolaborasi.

Ia menekankan perlunya surat perjanjian kerja sama yang memuat pembagian hak ekonomi dan hak moral secara transparan.

"Perjanjian itu yang penting kan ada pembagian kekayaan, apa, hak ekonomi, hak moralnya juga jangan sampai hilang dan juga ada jangka waktunya," jelas Endah.

Menurut Endah, Endah N Rhesa saat menggawangi Komunitas "Earhouse Song Writing Club" di Pamulang, Tangerang Selatan juga menjalankan prinsip transparansi royalti bagi peserta komunitas tersebut yang memiliki hak penuh atas karya ciptaan mereka dalam album mini yang diproduksi secara kolektif pada 2022.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diharapkan mendukung hal yang sama dalam pengembangan ekosistem musik melalui berbagai lokakarya profesional yang terselenggara di ibu kota.

Harapan juga datang dari musisi Adam Maulana dan Don Tatmojo yang tergabung dalam duo Earhop Collective dari komunitas Earhouse Song Writing Club.

Mereka meyakini bahwa visi menjadikan Jakarta sebagai Kota Global dapat membawa nilai tambah bagi kesenian Indonesia di tingkat dunia.

Terbukti, salah satu peminat datang dari Institut Français d'Indonésie (IFI) yang membuat lokakarya musik juga, bekerja sama dengan Manajemen Talenta Nasional (MTN) Musik, di satu kawasan di Jakarta, yaitu kawasan Melawai, Blok M dan mengundang penggiat musik profesional asal Prancis pada 23 Juni mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Susunan Pemain Spanyol vs Arab Saudi Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Tampil Starter

Susunan Pemain Spanyol vs Arab Saudi Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Tampil Starter

21 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.