Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Khofifah: Munas-Konbes NU Rumuskan Solusi atas Persoalan Umat

📅 Minggu, 21 Jun 2026, 12:38 WIB | Oleh: Tim Penulis

“Jamiyah kita yang terorganisasi ini, demi menghadapi tuntutan masa kini dan masa depan, berada dalam kondisi sangat membutuhkan tiga hal penting,” ujar KH Miftachul Akhyar.

Ia menekankan kepemimpinan dalam NU membutuhkan kesungguhan perjuangan, keluasan ilmu, kecerdasan, serta kemampuan memberikan keputusan yang tepat terhadap berbagai persoalan baru yang berkembang di tengah masyarakat.

“Jihad”

Lebih lanjut, KH Miftachul Akhyar menjelaskan jihad sebagai upaya mencurahkan seluruh kemampuan dan kesungguhan untuk meraih ketaatan kepada Allah SWT, tunduk pada hukum-Nya, serta melaksanakan perintah-perintah-Nya.

“Hal tersebut membutuhkan perjuangan (jihad) yang panjang lagi berat dalam melawan segala hal yang merongrong ketaatan tersebut,” ujarnya.

Terkait ijtihad, ia menegaskan pemimpin jamiyah harus memiliki kapasitas intelektual yang mumpuni untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan kontemporer.

“Ijtihad artinya orang yang memimpin organisasi atau jamiyah yang diberkahi ini harus memiliki kemampuan untuk memberikan keputusan atau solusi yang tepat terhadap masalah-masalah kontemporer. Ia juga harus memiliki kecerdasan, aktivitas, kesungguhan, serta keluasan ilmu yang mumpuni dan layak untuk posisi tersebut,” katanya.

PBNU menggelar Munas dan Konbes NU 2026 di Pondok Pesantren Al Falah, Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri pada Sabtu (20/6) hingga Senin (22/6). Acara tersebut dihadiri jajaran PBNU, PWNU, dan PCNU dari seluruh Indonesia, serta badan otonom NU dan ribuan simpatisan dari berbagai daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.