Pelatih Korea Selatan Kecam Insiden Drone di Sesi Latihan Jelang Hadapi Meksiko
Jumat, 19 Jun 2026, 00:30 WIBGUADALAJARA, MEKSIKO â Pelatih tim nasional Korea Selatan, Hong Myung-bo, mengecam insiden drone yang terbang di atas sesi latihan tim asuhannya menjelang pertandingan penting melawan tuan rumah bersama Piala Dunia 2026, Meksiko.
Hong menyebut kejadian tersebut sebagai sesuatu yang "tidak menguntungkan" karena terjadi saat Korea Selatan sedang mempersiapkan strategi menghadapi laga penentuan Grup A.
Pertandingan Korea Selatan melawan Meksiko di Guadalajara, Jumat (19/6) pagi WIB, memiliki arti besar bagi kedua tim. Kemenangan hampir memastikan langkah ke babak gugur sekaligus membuka peluang besar untuk menjadi juara grup yang juga dihuni Afrika Selatan dan Republik Ceko.
Namun, persiapan Taegeuk Warriors terganggu setelah sebuah drone terlihat berada di udara dekat lokasi latihan.
Menurut laporan kantor berita Korea Selatan Yonhap News Agency, drone tersebut kemudian dijatuhkan oleh militer Meksiko menggunakan sinyal radio.
"Dalam latihan kemarin, ada drone di langit dan kami mengetahui hal itu. Untungnya, kejadian tersebut terjadi sebelum kami menjalankan latihan taktik sehingga tidak terlalu berdampak besar kepada kami," kata Hong dalam konferensi pers.
"Namun, saat kami sedang mempersiapkan pertandingan, itu adalah waktu yang sangat penting. Jadi apa yang terjadi sangat disayangkan," tambahnya.
Penerbangan drone memang dilarang di sekitar stadion dan fasilitas yang digunakan untuk pertandingan maupun kegiatan Piala Dunia di Meksiko serta Amerika Serikat.
Yonhap melaporkan bahwa seorang petugas keamanan tim Korea Selatan melihat perangkat tersebut. Seorang spesialis penangkal drone dari militer Meksiko yang ditempatkan di kamp latihan kemudian menjatuhkan drone itu dengan gangguan sinyal radio.
Dua pria yang diduga sebagai operator drone dilaporkan mengambil perangkat yang jatuh dan meninggalkan lokasi.
Federasi Sepak Bola Korea Selatan telah mengirim laporan kepada FIFA dan meminta jaminan agar insiden serupa tidak terulang.
Sementara itu, otoritas federal Meksiko belum memberikan komentar terkait kejadian tersebut. Pejabat di negara bagian Jalisco juga menyatakan tidak memiliki catatan resmi mengenai insiden itu.
Terlepas dari gangguan sebelum pertandingan, Hong tetap fokus menghadapi Meksiko yang dianggap memiliki kualitas tinggi.
Ia memuji lini tengah Meksiko sebagai tim yang kreatif dan memperkirakan atmosfer stadion akan menjadi tantangan besar bagi anak asuhnya.
"Kami sepenuhnya memahami bahwa ini akan menjadi pertandingan melawan tim tuan rumah, dan kami tahu hal itu akan memberikan keuntungan bagi mereka," ujar Hong.
"Namun, para pemain kami sudah pernah menghadapi pertandingan seperti ini sebelumnya. Besok akan berbeda, dan kami harus mampu mengontrol ritme serta alur permainan."
Meksiko mengawali turnamen dengan kemenangan 2-0 atas Afrika Selatan, sementara Korea Selatan melakukan comeback untuk mengalahkan Republik Ceko 2-1.
Hasil positif pada laga ini akan menjadi langkah besar bagi kedua tim untuk mengamankan tiket menuju fase gugur Piala Dunia 2026.
- Meksiko
- timnas korsel
- Piala Dunia 2026
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Uruguay Tertahan Perlawanan Gigih Arab Saudi, Persaingan Grup H Piala Dunia 2026 Makin Terbuka
-
Meriahkan Piala Dunia 2026, Warga Ambon Diajak Nobar Bersama di Mapolresta
-
Inggris Tutup Persiapan Piala Dunia 2026 Lawan Kosta Rika, Tuchel Cari Formula Terbaik
-
Pantai Gading vs Ekuador: Pertarungan Dua Kekuatan yang Memburu Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Bawa Harapan Baru, Brasil Uji Kekuatan Maroko di Laga Perdana Piala Dunia 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.