Vinicius Selamatkan Brasil dari Kekalahan, Maroko Tahan Imbang 1-1 Tim Juara Dunia Lima Kali

Minggu, 14 Jun 2026, 07:33 WIB

EAST RUTHERFORD, AMERIKA SERIKAT — Brasil mengawali perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang belum meyakinkan. Menghadapi Maroko dalam laga pembuka Grup C di MetLife Stadium, New Jersey, Minggu (14/6) pagi WIB, Selecao harus puas bermain imbang 1-1 setelah Vinicius Junior mencetak gol penyelamat.

Brasil sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Ismael Saibari pada menit ke-21. Namun, bintang Real Madrid, Vinicius, tampil sebagai penyelamat lewat aksi individu brilian yang menghindarkan Brasil dari kekalahan.

Ket. Foto: Para pemain Brasil melakukan selebrasi usai mencetak gol dalam laga Piala Dunia 2026 kontra Maroko, Minggu (14/6) pagi WIB. — Sumber: AFP

Hasil ini menjadi sinyal bahwa misi Brasil untuk merebut gelar dunia keenam tidak akan berjalan mudah.

Brasil datang ke Piala Dunia dengan ambisi besar mengakhiri penantian panjang selama 24 tahun sejak terakhir kali mengangkat trofi pada 2002.

Kehadiran Carlo Ancelotti sebagai pelatih diharapkan mampu membawa perubahan besar. Pelatih asal Italia itu menjadi pelatih asing pertama yang memimpin Brasil di Piala Dunia.

Namun, laga pertama menunjukkan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Performa Brasil di babak kualifikasi Amerika Selatan menjadi tanda peringatan setelah mereka hanya finis di posisi kelima.

Ancelotti tetap percaya diri dengan kualitas skuadnya. "Kami memiliki tim yang mampu bersaing dengan siapa pun," ujar Ancelotti sebelum turnamen.

Namun, Brasil harus tampil tanpa Neymar di pertandingan pembuka. Pemain yang menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil itu masih menjalani pemulihan cedera betis dan belum membela negaranya sejak 2023.

Maroko datang dengan reputasi sebagai salah satu tim paling berbahaya setelah mencetak sejarah sebagai negara Afrika pertama yang mencapai semifinal Piala Dunia pada 2022.

Pelatih Mohamed Ouahbi meminta para pemainnya tidak takut menghadapi Brasil, dan pesan tersebut terlihat jelas sejak awal pertandingan.

Atlas Lions tampil percaya diri dan mampu membuat Brasil kesulitan.

Setelah beberapa ancaman dari Neil El Aynaoui dan Achraf Hakimi, Maroko membuka keunggulan pada menit ke-21.

Brahim Diaz memberikan umpan matang kepada Saibari yang berlari melewati pertahanan Brasil sebelum mencungkil bola melewati kiper Alisson Becker. Gol tersebut membuat Brasil berada dalam tekanan.

Keunggulan Maroko hanya bertahan 11 menit. Vinicius Junior menjadi sosok yang mengubah jalannya pertandingan.

Menerima umpan Bruno Guimaraes di sisi kiri kotak penalti, pemain Real Madrid itu memotong ke kanan sebelum melepaskan tembakan keras ke sudut jauh gawang Yassine Bounou.

Gol tersebut membangkitkan Brasil yang sebelumnya terlihat kesulitan menemukan ritme permainan.

Setelah jeda, Brasil terus menekan. Lucas Paqueta hampir membawa Brasil unggul melalui aksi akrobatik, tetapi Bounou tampil gemilang.

Kiper Maroko itu kembali melakukan penyelamatan penting ketika menggagalkan peluang Igor Thiago setelah Brasil memanfaatkan lemparan cepat.

Raphinha dan Danilo juga memiliki peluang, tetapi penyelesaian mereka masih bisa diamankan.

Maroko hampir mencuri kemenangan pada menit-menit akhir. Alisson harus bekerja keras menahan tembakan jarak jauh El Aynaoui sebelum menggagalkan peluang lanjutan Ayoube Amaimouni.

Hasil imbang ini memperpanjang catatan positif Brasil yang tidak terkalahkan dalam laga pembuka Piala Dunia sejak 1934. Namun, performa mereka menjadi peringatan bagi Ancelotti.

Brasil selanjutnya menghadapi Haiti, sementara Maroko akan bertemu Skotlandia pada pertandingan kedua Grup C.

  • Timnas Brasil
  • timnas Maroko
  • Piala Dunia 2026

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.