Biar Produk Lokal Tembus Pasar Modern, Pemprov Kaltara Gembleng Pelaku IKM Buat Kemasan Ramah Lingkungan!

Selasa, 28 Jul 2026, 02:20 WIB

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus memacu daya saing pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) melalui pelatihan pembuatan kemasan produk yang menarik serta ramah lingkungan di Rumah Kemasan, Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Senin (27/7).

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku IKM dalam menghasilkan kemasan produk yang menarik, berkualitas, serta ramah lingkungan sehingga mampu meningkatkan daya saing di pasar,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara Denny Harianto di Rumah Kemasan, Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Senin.

Ket. Foto: Para pelaku IKM dan UMKM Kaltara mengikuti pelatihan membuat kemasan ramah lingkungan yang diselenggarakan Disperindagkop UKM Kaltara di Rumah Kemasan, Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Senin (27/7). — Sumber: ANTARA/HO-DKISP Kaltara

Menurutnya, kemasan menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan pemasaran sebuah produk.

“Kemasan sangat menentukan di pasar. Produk yang dikemas dengan baik akan lebih menarik perhatian konsumen dan meningkatkan minat untuk membeli,” katanya

Denny mengatakan, memberi pemahaman terkait pentingnya kemasan produk melalui pelatihan membuat kemasan ramah lingkungan kepada pelaku IKM dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sangat penting.

“Oleh sebab itulah Pemprov Kaltara melalui Disperindagkop UKM (Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah) menggelar pelatihan kemasan ramah lingkungan ini,” tuturnya.

Dalam pelatihan ini, lanjutnya, Pemprov Kaltara juga bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) dan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN).

“Kita juga menghadirkan instruktur dari Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJI-KB) Yogyakarta,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan dan meningkatkan kualitas produk IKM dan UMKM Kaltara, kata Denny, Pemprov Kaltara telah menyediakan Rumah Kemasan sebagai fasilitas pembinaan bagi pelaku IKM dan UMKM.

Menurut dia, Rumah Kemasan yang telah disediakan merupakan modal penting yang harus dimanfaatkan secara maksimal.

“Melalui fasilitas Rumah Kemasan ini, pelaku usaha dapat belajar menghasilkan kemasan yang memiliki daya saing sehingga produk lokal mampu naik kelas," ujarnya.

Selain memperkuat kapasitas melalui pelatihan dan pendampingan hingga membantu pemasaran produk, kata dia, Pemprov Kaltara juga berencana mengusulkan pembangunan Balai Sertifikasi kepada Kementerian UMKM sebagai upaya melengkapi ekosistem pengembangan usaha di Kaltara.

Keberadaan Balai Sertifikasi, menurut dia, mempermudah pelaku IKM serta UMKM memperoleh sertifikasi dan legalitas produk yang menjadi syarat penting dan utama untuk memperluas akses pasar.

“Oleh karena itu, kami mengusulkan pembangunan Balai Sertifikasi ke pemerintah pusat agar kebutuhan tersebut dapat difasilitasi di Kaltara," tuturnya.

Melalui pelatihan ini, lanjutnya, pelaku IKM diharapkan mampu memanfaatkan Rumah Kemasan secara optimal.

“Manfaatkan Rumah Kemasan ini dan terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas produk, serta menghasilkan kemasan yang mampu menarik minat konsumen sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan,” ujarnya.

  • pemprov kaltara
  • ikm kaltara
  • kemasan ramah lingkungan
  • balai sertifikasi umkm

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.