Pemkot Jaksel Ubah Pasar Minggu jadi Lahan Sawah, Tanam Padi Pakai Galon Bekas

Selasa, 28 Jul 2026, 03:52 WIB

JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Selatan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta melakukan penanaman padi dalam 1.200 galon bekas di RPTRA Belimbing, Kelurahan Pasar Minggu, Kecamatan Pasar Minggu.

"Program ini merupakan implementasi dari Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026 mengenai pemilahan sampah. Sampah organik diolah menjadi pupuk untuk tanaman padi, sedangkan sampah anorganik seperti galon bekas dimanfaatkan sebagai media tanam," kata Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo di Jakarta, Senin (27/7).

Ket. Foto: Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta melakukan penanaman padi dalam 1.200 galon bekas di RPTRA Belimbing, Kelurahan Pasar Minggu, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta, Senin (27/7). — Sumber: ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta.

Syafrin mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan terbatas di lingkungan permukiman. Inovasi ini juga menggabungkan pengelolaan sampah dengan kegiatan budi daya tanaman pangan.

Dia mengatakan, penanaman padi menggunakan media galon merupakan inovasi Kelurahan Pasar Minggu. Program tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus membantu menekan laju inflasi.

Syafrin menjelaskan, berdasarkan hasil uji coba awal sebanyak 350 galon telah mampu menghasilkan sekitar 70 kilogram gabah. Hasil tersebut menunjukkan adanya potensi pemanfaatan lahan terbatas untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat secara mandiri.

Selain tanaman padi, program tersebut nantinya akan dikembangkan dengan menanam berbagai komoditas lain, seperti palawija, cabai, dan pakcoy. Keberhasilan program di Kelurahan Pasar Minggu juga direncanakan untuk direplikasi ke kelurahan lain di wilayah Jakarta Selatan.

"Semoga pola tanam mandiri dan pengelolaan sampah ini dapat diterapkan secara masif di seluruh wilayah Jakarta Selatan sehingga kebutuhan pangan warga dapat terpenuhi secara berkelanjutan meskipun dengan keterbatasan lahan," katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inggard Joshua menegaskan hal terpenting dari kegiatan tersebut bukan hanya hasil panen yang diperoleh, tetapi juga nilai kebersamaan dan proses pembinaan masyarakat yang dibangun melalui program tersebut.

Ia menyarankan, kegiatan perlu dilakukan secara bertahap, dimulai dari pemanfaatan media sederhana seperti galon bekas hingga pengembangan metode budi daya yang lebih optimal agar hasil yang diperoleh dapat meningkat pada masa mendatang.

"Kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan yang sangat baik dari pemerintah kota. Harapannya, program ini dapat terus berkembang dan diterapkan di seluruh kelurahan di wilayah Jakarta Selatan," ucapnya.

Inggard berharap program penanaman tersebut tidak hanya berfokus pada komoditas padi, tetapi dapat dikembangkan dengan berbagai jenis tanaman lain, seperti palawija, tanaman dapur, dan tanaman obat-obatan.

Ia mengaku bangga apabila pola menjaga ketahanan pangan tersebut dapat diterapkan secara luas oleh masyarakat di Jakarta. Karena itu, ia berencana menyebarluaskan semangat program tersebut kepada wali kota di wilayah Jakarta lainnya.

"Kami tegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial. Karena ini merupakan kegiatan menanam yang memerlukan waktu sekitar 110 hari hingga panen, maka akan terus dilakukan pemantauan dan kontrol. Kami juga akan menyumbang 100 galon dan pembiayaan perawatan untuk mendukung ini," ucapnya. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Wali Kota: Bandung Tegaskan Kontribusi sebagai Ibu Kota Provinsi

Museum ITB Hadirkan Wisata Edukatif di Bandung

Pemkot Siapkan Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung Jadi Etalase UMKM

OJK Sebut Kota Bandung Layak Jadi “Role Model” Pemberdayaan UMKM

Disbudpar: Bandung Creative Hub Jadi  Ruang Kreatif Gratis untuk Tumbuhkan Talenta Kota Bandung

85 Ribu Hektare Kawasan Konsesi Perusahaan Terbakar akibat Karhutla.

Wali Kota Pontianak Apresiasi Relawan Tangani Karhutla dan Dampak Kualitas Udara.

Polres Tanah Laut Tingkatkan Penanganan Karhutla, Pemadaman Dipercepat.

357,59 Hektare Terdampak Karhutla, BPBD Banjarbaru Perkuat Penanganan.

Cegah Karhutla Meluas, Sekolah di Jambi Diimbau Gelar Shalat Istisqa.

Presiden Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum bagi Pelaku Karhutla di Kalimantan.

Yura Yunita Bikin Penonton Tegang! Terbang sebagai Mahadewi, Ternyata Naik Motor di Balik Panggung

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Kolom Abu 400 Meter! Nelayan dan Wisatawan Diminta Waspada

NeKat Buang Sampah Sembarangan di Ciracas, Warga Langsung Kena OTT dan Denda Rp500 Ribu

Siapkan Joran! Pemkot Tangerang Siram Situ Gede 1 Ton Ikan Lele untuk "Mancing Bersama"

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Berbahaya, Karhutla Kepung Perumahan Dekat Bandara Internasional Syamsudin Noor Kalsel

Film “Jumbo” Tayang di AS, KJRI Houston Hadirkan Pemutaran Perdana

Prabowo Datangi Karhutla di Kubu Raya, Pastikan Penanganan Optimal

Cip Penglihatan Hemat Energi Dikembangkan Tim Ilmuwan Dipimpin Tiongkok

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.