77 Ribu Calon Murid Tak Lolos SMA-SMK Negeri, Pemprov Jabar Siapkan Sekolah Swasta dan Bantuan Biaya.

Minggu, 14 Jun 2026, 19:19 WIB

Dinas Pendidikan Jawa Barat menjamin akan menyalurkan serta memberikan dukungan pembiayaan bagi sekitar 77 ribu calon murid baru yang tidak tertampung di SMA dan SMK negeri, pada seleksi Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026 jika memilih sekolah swasta.

Langkah tersebut diambil sebagai solusi konkret atas keterbatasan daya tampung sekolah negeri, sekaligus menjawab kecemasan publik pasca-terjadinya gangguan akses massal pada sistem pengumuman digital Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur PCMB.

Ket. Foto: Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto. — Sumber: Antara Foto

"Anak-anak yang belum tertampung di sekolah negeri akan kami salurkan ke sekolah-sekolah swasta yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai bagian dari upaya perlindungan layanan pendidikan," kata Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto dalam video konferensi pers terkait gangguan PCMB,di Bandung, Minggu.

Purwanto menjelaskan skema kerja sama dengan sektor swasta ini terus diperluas oleh tiap Cabang Dinas Pendidikan di wilayah dengan angka kegagalan pendaftaran yang tinggi.

Melalui skema ini, beban finansial warga dipastikan akan diringankan oleh pemerintah daerah.

"Melalui skema tersebut, biaya pendidikan seperti Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) maupun Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) akan mendapat dukungan pembiayaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sesuai skala prioritas dan kapasitas fiskal daerah," ujarnya.

Selain opsi sekolah swasta, Disdik Jabar juga akan mengoptimalkan perluasan akses SMA Terbuka di zona-zona marjinal untuk memastikan tidak ada anak yang putus sekolah.

Terkait lumpuhnya laman web pengumuman PCMB yakni spmb.jabarprov.go.id saat waktu krusialnya pukul 13.00 WIB, Purwanto secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para orang tua murid.

Purwanto mengatakan kemacetan digital dipicu oleh lonjakan trafik pengakses yang bersamaan dengan proses optimalisasi akurasi data.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pendidikan, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para orang tua dan calon murid baru dalam mengakses pengumuman hasil PCMB," ucapnya.

Kendati sistem sempat mengalami kendala, Purwanto menjamin penuh bahwa basis data pendaftar tidak mengalami kerusakan ataupun kebocoran, sehingga hak administratif para siswa tetap terlindungi.

"Kami memberikan jaminan penuh bahwa seluruh data pemetaan calon murid baru tersimpan dengan sangat aman. Tidak ada satu pun hak calon murid yang dirugikan secara administratif akibat proses penyempurnaan sistem ini," kata Purwanto menegaskan.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengabaikan isu liar mengenai potensi kecurangan digital, karena seluruh proses diklaim berjalan akuntabel tanpa ada ruang manipulasi data hasil seleksi.

  • PCMB 2026

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.