Mensos Sebut 32 Ribuan Siswa Kurang Mampu Masuk Sekolah Rakyat Tahun Ini
Kamis, 11 Jun 2026, 08:45 WIBJAKARTA - Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, lebih dari 32 ribu akan diterima sebagai bagian dari siswa Sekolah Rakyat. pada 2026, dimana peningkatan jumlah murid tersebut merupakan perkembangan penyelenggaraan Sekolah Rakyat.
Menteri yang akrab disapa Gus Ipul itu melaporkan hal tersebut saat bertemu Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman di Jakarta, Rabu (10/6).
"Tahun lalu kita mengalokasikan 15 ribu lebih siswa Sekolah Rakyat. Tahun ini lebih dari 32 ribu yang akan diterima sebagai bagian dari siswa Sekolah Rakyat. Peningkatan alokasi ini sesuai dengan jumlah gedung permanen yang dibangun oleh pemerintah atas arahan Bapak Presiden. Saya kira ini yang penting yang bisa kami laporkan," katanya.
Mensos mengapresiasi dukungan seluruh jajaran KSP terhadap pelaksanaan Sekolah Rakyat. Pada Juli 2026, sekolah gratis bagi anak-anak kurang mampu ini memasuki satu tahun penyelenggaraan.
Menurutnya, momen itu menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi dan merancang langkah-langkah yang lebih baik terkait tata kelola, pemenuhan SDM, hingga mengatasi berbagai tantangan di lapangan.
"Saya memohon dukungan terus dari Pak Dudung selaku (Kepala) KSP agar penyelenggaraan Sekolah Rakyat makin baik, makin sempurna dan nanti melahirkan generasi-generasi yang pintar, berkarakter dan terampil sebagaimana harapan Bapak Presiden," kata Saifullah.
Sementara itu, Kepala KSP Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan berkolaborasi dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat, termasuk pembangunan gedung permanen. Menurut dia, program ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas SDM yang lebih baik agar cita-cita Indonesia Emas pada 2045 dapat tercapai.
"Karena di situlah anak yang putus sekolah, anak yang tidak sekolah, ini akan ditampung dan kemudian disekolahkan secara boarding di Sekolah Rakyat," kata Dudung.
Pihaknya berkomitmen untuk mendukung program tersebut, termasuk menyelesaikan hambatan-hambatan yang terjadi dengan berbagai macam pihak sehingga proses pembangunan sampai proses pembelajaran yang berkelanjutan akan terus tercapai dengan baik.
- Sekolah Rakyat
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Pameran JITEX 2025
-
Palu Matangkan Pengikisan Kekerdilan dengan Intervensi Langsung
-
Harga Emas Antam, Kamis (08/1), Turun Rp14.000 ke Angka Rp2,57 Juta/Gram
-
ITSEC Asia Rilis IntelliBron Aman Enterprise, Perluas Akses Keamanan Siber Mobile
-
BGN Akan Terapkan SOP Ketat di Dapur Program MBG
-
Danrem 023/KS Pimpin Pembukaan Akses Jalan Longsor di Tapanuli Tengah
-
Terlalu Lamban, Warga Cianjur Menanti Dana Perbaikan Rumah Dampak Bencana Alam 2024
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.