Investor 'Wait and See', 8 Mei 2026
Jumat, 08 Mei 2026, 08:35 WIBJAKARTA â Rupiah diperkirakan bergerak fluktuaÂtif pada perdagangan akhir pekan ini seiring kombinasi sentimen geopolitik dan rilis data ekonomi penting yang memengaruhi arah pasar global. Ketegangan di Timur TeÂngah masih menjadi faktor utama yang memicu perubahÂan harga energi dan meningkatkan kehati-hatian investor terhadap aset emerging market.
Di sisi lain, pelaku pasar juga mencermati sejumlah data ekonomi domestik maupun global yang dapat memeÂngaruhi arus modal dan pergerakan nilai tukar rupiah daÂlam jangka pendek.
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman LeÂong melihat investor terus memantau perkembangan rencana damai Iran dan Amerika Serikat (AS). Selain itu, pelaku pasar juga tengah menantikan rilis data cadangan devisa Indonesia dan data tenaga kerja Non-Farm Payroll (NFP) AS.
Karenanya, Lukman memproyeksikan kurs rupiah terÂhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarÂbank, Jumat (8/5), bergerak fluktuatif di kisaran 17.250 - 17.400 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan, Kamis (7/5), menguat 54 poin atau 0,31 persen dari sehari sebelumnya menjadi 17.333 rupiah per dollar AS. âPasar menyambut positif meÂningkatnya peluang tercapainya kesepakatan damai antara AS dan Iran,â kata Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Muhammad Amru Syifa di Jakarta.
Mengutip Anadolu, AS dan Iran hampir menandataÂngani nota kesepahaman sepanjang satu halaman untuk mengakhiri perang serta menetapkan kerangka negosiasi nuklir yang lebih rinci. Seperti dilaporkan Axios, mengutip sumber pada Rabu (6/5), AS berharap Iran dapat meresÂpons dalam waktu 48 jam terhadap isu-isu utama.
Memang belum ada kesepakatan final, menurut laÂporan tersebut, tetapi kondisi itu adalah kesepakatan terÂdekat yang pernah dicapai keduanya sejak perang dimulai pada akhir Februari lalu.
Dalam draf kesepakatan tersebut, Iran diminta menangÂguhkan pengayaan nuklir, Amerika harus mencabut sanksi dan membebaskan dana yang dibekukan, serta keduanya harus melonggarkan pembatasan transit di jalur Selat HorÂmuz.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Juara Empat Kali di Roland Garros, Iga Swiatek Tersingkir
-
Lestari Moerdijat: Perlu Komitmen Bersama dari Semua Pihak untuk Pemenuhan Hak Disabilitas
-
Kloter 27 Tutup Pemberangkatan Jamaah Haji Karawang Tahun Ini.
-
PMI Salurkan Bantuan Medis untuk Warga Iran Terdampak Konflik
-
Ungkapan Kasus Penyelundupan, 23 Personel Avsec Bandara Soetta Terima Apresiasi
-
Puncak Ibadah Haji, Kemenhaj Imbau Jamaah Jaga Kesehatan Selama Armuzna
-
Peringatan Dini Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Kaltim
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.