Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jusuf Kalla Bahas Investasi Rp70 Triliun Energi Hijau dengan Prabowo, Dorong Swasembada Energi Nasional

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 16:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jusuf Kalla Bahas Investasi Rp70 Triliun Energi Hijau dengan Prabowo, Dorong Swasembada Energi Nasional Doc: Antara
Ket. Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) memberikan keterangan media usai bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6).

Jakarta - Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6), membahas investasi sebesar Rp60-70 triliun untuk pengembangan energi hijau.

Ia mengaku berdiskusi cukup panjang dengan Presiden Prabowo yang difokuskan pada peningkatan kapasitas energi nasional sebagai bagian dari agenda mewujudkan swasembada energi.

"Kita bicara investasi kira-kira Rp60-Rp70 triliun," ujar JK memberikan keterangan media seusai bertemu dengan Presiden Prabowo.

Saat ini Kalla Group telah membangun pembangkit listrik tenaga air (PLTA) berkapasitas sekitar 1.500 megawatt (MW) dan siap melanjutkan pembangunan tambahan sebesar 2.000 MW, termasuk pengembangan pembangkit listrik tenaga gas (PLTG).

JK mengatakan bahwa pihaknya siap untuk mendukung pengembangan proyek energi bersih. Ia menyebut telah memiliki lokasi dan desain apabila pemerintah ingin membangun PLTA dan PLTG.

Lebih lanjut, ia menyampaikan kebutuhan energi akan terus meningkat seiring target pertumbuhan ekonomi nasional yang dicanangkan pemerintah. Karena itu, pembangunan infrastruktur energi dinilai menjadi faktor kunci dalam mendukung aktivitas industri dan ekonomi.

"Jadi karena kita melihat bahwa untuk pertumbuhan ke negara 5-6 persen, bahkan sampai 8 persen, itu butuh energi luar biasa banyaknya. Karena itu, tanpa energi itu, kita akan sulit untuk meningkatkan itu," jelasnya.

Ia menambahkan, Presiden Prabowo menyetujui langkah percepatan pembangunan energi nasional, terutama energi hijau atau green energy, sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan sekaligus menopang target pertumbuhan ekonomi 8 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.