Domenicali Puji Antonelli, Formula 1 Catat Rekor Penonton dan Lonjakan Popularitas

Jumat, 31 Jul 2026, 00:20 WIB

LONDON – Presiden dan CEO Formula 1, Stefano Domenicali, memberikan pujian tinggi kepada pembalap muda Mercedes Kimi Antonelli di tengah melonjaknya popularitas ajang balap paling bergengsi di dunia tersebut sepanjang paruh pertama musim 2026.

Dalam pemaparan evaluasi tengah musim, Kamis (30/7), Formula 1 yang berada di bawah kepemilikan Liberty Media mengungkapkan berbagai pencapaian positif, mulai dari rekor jumlah penonton di sirkuit hingga peningkatan signifikan audiens televisi di sejumlah pasar utama.

Ket. Foto: Kimi Antonelli. — Sumber: Formula 1

Seluruh 11 seri yang telah digelar musim ini berlangsung dengan tiket terjual habis. Enam sirkuit bahkan mencatat rekor kehadiran penonton baru, termasuk Silverstone yang membukukan jumlah penonton akhir pekan terbesar sepanjang sejarah dengan 564.000 orang.

Secara keseluruhan, sebanyak 3,7 juta penonton telah menghadiri balapan Formula 1 musim ini, meningkat dibandingkan 3,4 juta pada periode yang sama musim lalu. Jepang mencatat kenaikan kehadiran sebesar 18 persen, sedangkan Inggris meningkat 13 persen.

Di sisi siaran televisi, pasar Italia mengalami lonjakan audiens hingga 27 persen dibandingkan musim 2025. Peningkatan tersebut tidak lepas dari penampilan impresif Antonelli bersama Mercedes, ditambah kebangkitan Ferrari yang kini kembali kompetitif.

Antonelli yang baru berusia 19 tahun tampil luar biasa musim ini. Pembalap asal Italia tersebut telah memenangi enam dari 11 balapan, sekaligus memimpin klasemen sementara kejuaraan dunia.

Sementara itu, Ferrari yang gagal meraih kemenangan sepanjang musim lalu kini kembali berjaya melalui dua pembalapnya, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc.

Domenicali menilai Antonelli membawa energi baru bagi Formula 1 sekaligus menarik basis penggemar yang lebih luas. "Bagi olahraga ini, dia benar-benar luar biasa. Dia masih sangat muda, masih baru, dan sangat terbuka terhadap semua pengalaman yang sedang dijalaninya," kata Domenicali.

"Dia telah menghadirkan banyak penggemar baru karena cara dia berinteraksi dengan orang-orang sangat luar biasa. Dia memberikan dimensi baru bagi Formula 1. Dia adalah aset yang sangat berharga untuk masa depan olahraga ini." Domenicali dan Antonelli sama-sama berasal dari wilayah sekitar Bologna, Italia.

Formula 1 juga menikmati pertumbuhan besar di berbagai negara. Di Brasil, jumlah penonton televisi pada akhir pekan balapan meningkat hingga lima kali lipat dibandingkan tahun lalu. Seri Grand Prix Inggris bahkan disaksikan 18 juta pemirsa melalui TV Globo dan SportTV3, menjadi rekor baru di negara tersebut.

Sementara itu, Grand Prix Monako, yang dimenangi Antonelli, menarik hampir 80 juta penonton di seluruh dunia.

Survei Fan Voice yang melibatkan sekitar 60.000 penggemar menunjukkan 66 persen responden menilai kualitas balapan musim ini "baik" atau "sangat baik", naik dari 60 persen pada musim sebelumnya. Hasil tersebut diraih meski sejumlah pembalap sempat mengeluhkan performa mesin generasi terbaru.

Namun, Grand Prix Inggris yang dimenangi Charles Leclerc setelah balapan diwarnai kontroversi mobil keselamatan hanya memperoleh penilaian positif sebesar 69 persen, turun sekitar 20 persen dibandingkan edisi tahun lalu.

Di luar lintasan, parade pembalap menggunakan mobil berbahan Lego di Silverstone juga menjadi fenomena tersendiri setelah videonya ditonton lebih dari 70 juta kali di berbagai platform media sosial.

Formula 1 juga semakin diminati generasi muda dan perempuan. Saat ini, 42 persen audiens Formula 1 merupakan perempuan, yang juga menyumbang sekitar tiga perempat dari seluruh penggemar baru. Selain itu, 43 persen basis penggemar F1 berusia di bawah 35 tahun.

Musim Formula 1 2026 akan berlanjut dengan Grand Prix Belanda di Sirkuit Zandvoort pada 23 Agustus.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.