Mentan: Peningkatan Akses Pupuk Dorong Produktivitas Padi Nasional ke Level Lebih Tinggi

Selasa, 08 Apr 2025, 09:27 WIB

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa revolusi percepatan akses pupuk merupakan langkah strategis yang dilakukan pemerintah sehingga mampu mendorong peningkatan produktivitas padi nasional secara signifikan dan berkelanjutan.

Mentan dalam panen raya padi serentak di 14 provinsi yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto, dipusatkan di Majalengka, Jawa Barat, Senin, mengatakan sebelumnya distribusi pupuk memerlukan proses yang cukup panjang dan melibatkan berbagai kementerian.

Ket. Foto: Mentan dalam panen raya padi serentak di 14 provinsi yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto, dipusatkan di Majalengka, Jawa Barat — Sumber: Antara Foto

Ia mengungkapkan distribusi pupuk kini jauh lebih sederhana, langsung dari Kementerian Pertanian ke pabrik, lalu ke kelompok tani, tanpa harus melalui persetujuan dari para pejabat pemerintah pusat dan daerah.

"Dulu harus ditandatangani oleh 12 menteri, 38 gubernur, dan 500-an kepala daerah. Sekarang, berkat Inpres yang Bapak (Presiden Prabowo) tandatangani, distribusi pupuk bisa langsung dari Kementan ke pabrik, lalu ke kelompok tani. Ini adalah revolusi di sektor pertanian,” kata Mentan sebagaimana keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Menurut dia, perubahan ini terjadi berkat kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) untuk mempermudah distribusi pupuk bagi petani di seluruh wilayah Indonesia.

Mentan pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas komitmen dan dukungan penuh terhadap sektor pertanian nasional yang terbukti memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan petani.

Amran menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari sinergi lintas sektor serta respons cepat dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah dalam menyikapi tantangan pangan nasional.

"Capaian saat ini adalah hasil sinergi lintas sektor dan respons cepat dari pemerintah pusat hingga daerah," ujarnya.

Mentan menyebutkan saat ini harga gabah sudah mencapai Rp6.500 per kilogram. Kenaikan ini sangat membahagiakan petani dan menjadi bukti nyata dari hasil kebijakan Presiden yang pro terhadap petani.

“Ada 100 juta petani yang menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden. Mereka juga mengapresiasi kebijakan pupuk yang kini jauh lebih sederhana," tutur Mentan.

Amran mengatakan bahwa program pompanisasi juga terbukti berhasil meningkatkan produksi padi di Pulau Jawa hingga 2,8 juta ton, meskipun dihadapkan dengan tantangan krisis iklim El Nino yang berkepanjangan.

"Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa produksi gabah nasional periode Januari hingga Maret 2025 telah mencapai 52 persen dari total target tahunan," tambah Mentan.

Sebelumnya, Mentan menyatakan bahwa pihaknya menargetkan produksi padi nasional mencapai 32 juta ton pada tahun 2025 untuk mendukung ketahanan dan swasembada pangan yang ditargetkan Presiden Prabowo Subianto dapat tercapai pada 2027.

  • Menteri Pertanian

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Babak Baru Diplomasi: Trump Bersiap Jumpa Kim Jong Un Lagi

Wapres Gibran Tinjau Korban Gempa NTT, Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Molinas Diproyeksi Hemat Subsidi BBM Rp82,2 Triliun hingga 2037

Anggota DPR Minta Pemerintah Perbaiki Status Guru Madrasah Swasta

Gubernur Minta PWNU Banten Jaga Kekompakan Jelang Muktamar Ke-35 NU

Anggota DPR Minta Pemerintah Prioritaskan Guru PPPK Daerah 3T jadi PNS

Basarnas Evakuasi Lansia-Ibu Hamil di NTT yang Sakit dan Trauma Gempa

Sidang Kasus Praktik Calo Jabatan oleh Bupati Nonaktif Fadia Arafiq Ungkap Dugaan Peran Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan

BPBD Jabar Berangkatkan 20 Personel Bantu Korban Gempa NTT

Tekan Emisi, Gubernur Pramono Targetkan 10.000 Bus Elektrik Sudah Broperasi di Jakarta pada 2030

Tradisi Mulud Adat Bayan Pertama Kalinya Masuk Kalender KEN

Trump Ancam Hukuman Ekonomi ke Negara Mana pun yang Bantu Iran

Gibran Tinjau Dampak Gempa di NTT, Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Dasar Warga Jadi Prioritas

Mesin Ekonomi Baru di Pesisir! KNMP Konawe Suplai 8 Ton Ikan Kualitas Ekspor ke Luar Kota

Komisi X DPR Minta BPK NTT Laporkan Kondisi Situs Budaya yang Terdampak Gempa

Kejar Target Bebas Emisi, Pemprov DKI Jakarta Bakal Operasikan 10 Ribu Bus Listrik

Andrea Bocelli Gelar Konser di Borobudur dan Jakarta, Cek Harga Tiket dan Jadwalnya

Pestani Rawit Groo Festival: PT Petrokimia Gresik Dorong Petani Tingkatkan Produktivitas Cabai

Kemenbud, BRWA, dan AMAN Integrasikan Data 3.857 Komunitas Adat untuk Percepat Pengakuan Hak

MinyaKita Dijual Rp31 Ribu, Mobil GASING Keliling Batam Tekan Harga Sembako

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.