Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Skuad Garuda Menguji Kekuatan Lapis Kedua Lawan Mozambik

📅 Selasa, 09 Jun 2026, 06:19 WIB | Oleh:
Skuad Garuda Menguji Kekuatan Lapis Kedua Lawan Mozambik Doc: ANTARA/Darryl Ramadhan
Ket. Pesepak bola Timnas Indonesia Elkan Baggot mengikuti sesi latihan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Minggu (7/6). Sesi latihan tersebut sebagai ajang persiapan melawan Timnas Mozambik pada Selasa (9/6).

JAKARTA - Kemenangan telak 3-0 atas Oman menghadirkan lebih dari sekadar tambahan poin FIFA dan suntikan kepercayaan diri bagi Timnas Indonesia. Hasil itu juga memberi ruang bagi pelatih John Herdman untuk melangkah ke fase berikutnya dalam proses pembangunan tim yakni menguji kedalaman skuad dan memperluas pilihan menjelang agenda penting Piala AFF 2026.

Saat menghadapi Mozambik dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno Selasa (9/6) malam WIB, Indonesia tidak lagi berada dalam posisi membuktikan kualitas dasar permainan. Setelah tampil solid saat menundukkan Oman, fokus Skuad Garuda kini bergeser pada upaya mempertahankan standar permainan ketika sejumlah perubahan dilakukan dalam susunan pemain.

Pertandingan melawan Mozambik menjadi pertemuan pertama kedua negara di level internasional. Minimnya rekam jejak pertemuan membuat kedua tim sama-sama memasuki laga dengan informasi yang terbatas mengenai lawan. Namun kondisi tersebut tampaknya tidak terlalu mengganggu Indonesia.

Gelandang Ivar Jenner mengakui dirinya belum banyak mengetahui kekuatan Mozambik. Menurutnya, tim pelatih baru akan memberikan analisis lebih rinci menjelang pertandingan. Meski demikian, fokus utama skuad Garuda tetap berada pada pengembangan permainan sendiri. “Kami fokus pada diri sendiri dan pada taktik yang kami miliki. Itu yang paling penting,” ujar Ivar.

Pernyataan tersebut menggambarkan perubahan pendekatan yang mulai terlihat di bawah Herdman. Indonesia tidak lagi semata-mata bereaksi terhadap permainan lawan, melainkan berusaha membangun identitas yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi pertandingan.

Keberhasilan mengalahkan Oman menjadi bukti awal bahwa fondasi tersebut mulai terbentuk. Padahal lawan yang dihadapi memiliki peringkat FIFA lebih tinggi dan pengalaman internasional yang lebih matang. Karena itu, laga kontra Mozambik akan menjadi ukuran penting untuk melihat apakah kualitas permainan Indonesia dapat tetap terjaga ketika rotasi dilakukan.

Secara peringkat, Mozambik menempati posisi ke-101 dunia, lebih rendah dibanding Oman yang berada di urutan ke-79. Fakta tersebut memberi peluang bagi Herdman untuk mendistribusikan menit bermain kepada sejumlah pemain yang belum tampil sebagai starter tanpa mengorbankan keseimbangan tim.

Di bawah mistar, Maarten Paes berpeluang menggantikan Emil Audero yang tampil impresif saat menghadapi Oman. Pergantian itu bukan karena penurunan performa, melainkan bagian dari upaya menjaga ritme kompetitif seluruh anggota skuad.

Sebaiknya Anda baca juga:

Perubahan juga dapat terjadi di lini belakang. Rizky Ridho kemungkinan tetap menjadi pemimpin pertahanan, sementara Sandy Walsh dan Mathew Baker berpotensi mendapat kesempatan lebih besar. Kehadiran Baker secara khusus menarik perhatian karena pemain muda tersebut diproyeksikan menjadi bagian penting regenerasi tim nasional.

Di sektor sayap, Yakob Sayuri dan Dony Tri Pamungkas menjadi kandidat kuat untuk tampil sejak menit awal. Keduanya menawarkan karakter permainan berbeda sekaligus memberi kesempatan bagi pemain inti untuk memulihkan kondisi fisik.

Lini tengah pun membuka peluang rotasi. Joey Pelupessy dapat tetap menjadi jangkar permainan, sementara Rayhan Hannan berpotensi memperoleh kepercayaan lebih besar. Kesempatan itu menjadi momentum penting bagi pemain muda lokal untuk menunjukkan kapasitasnya di level internasional.

Di lini depan, Ole Romeny masih menjadi tumpuan utama. Namun Marselino Ferdinan dan Saddil Ramdani diperkirakan masuk dalam skenario utama Herdman untuk memberikan kreativitas dan variasi serangan. Sementara itu, Mauro Zijlstra berpeluang mendapatkan menit bermain sebagai alternatif penyerang tengah. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Daerah
CFD Jadi Mesin Penggerak Ek...
Nasional
HUT ke-81 RI di Monas Penuh...
Daerah
Sepertiga Warga RT Harus Me...
Nasional
Kapal Pesiar Swasta Dipakai...

Akses Wisata Ke Bromo akan Dibuka Jika Benar-benar Aman

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Akses Wisata Ke Bromo akan ...
PT KAI: LRT Jabodebek Perpanjang Layanan hingga Tengah Malam pada 17 Agustus

PT KAI: LRT Jabodebek Perpanjang Layanan hingga Tengah Malam pada 17 Agustus

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.