Indonesia Tegaskan Dukungan bagi Perdamaian Myanmar

Selasa, 09 Jun 2026, 10:18 WIB

JAKARTA - Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan komitmen Indonesia untuk mendukung perdamaian yang inklusif dan berkelanjutan di Myanmar saat melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Myanmar, Min Aung Hlaing.

Dalam pertemuan di Naypyidaw, Sugiono menyampaikan pesan Presiden RI Prabowo Subianto yang menegaskan dukungan Indonesia terhadap upaya penyelesaian konflik dan stabilitas di Myanmar.

Ket. Foto: Menteri Luar Negeri RI Sugiono (kiri) saat bertemu dengan Presiden Myanmar Min Aung Hlaing di Nyapyidaw, Myanmar, Selasa (8/6/2026). — Sumber: Kemlu RI

"Indonesia siap bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan di Myanmar demi tercapainya dialog untuk menyelesaikan konflik secara damai," kata Sugiono dalam rilis pers Kementerian Luar Negeri pada Selasa.

Indonesia juga menegaskan keyakinan bahwa proses perdamaian harus dimiliki dan dipimpin oleh Myanmar sendiri.

Selain itu, Indonesia menekankan pentingnya implementasi Five-Point Consensus sebagai kerangka bersama ASEAN dalam mendukung penyelesaian situasi di Myanmar.

Selain bertemu Hlaing, Sugiono mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Myanmar U Tin Maung Swe.

Kedua menteri membahas berbagai isu bilateral dan kawasan, termasuk peluang memperkuat kerja sama di bidang ekonomi, pendidikan, dan hubungan antarmasyarakat kedua negara.

Bagi Indonesia, Myanmar merupakan bagian dari keluarga besar ASEAN sehingga Indonesia akan terus bekerja sama secara konstruktif dengan Myanmar dan negara-negara anggota ASEAN lainnya.

Kunjungan Sugiono juga menjadi bagian dari keterlibatan berkelanjutan negara-negara ASEAN dalam mendukung perdamaian dan stabilitas di Myanmar.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Filipina, Thailand, dan Malaysia telah melakukan kunjungan ke Myanmar dalam rangka mendorong upaya serupa.

Indonesia dan Myanmar memiliki hubungan diplomatik sejak 1949. Kedua negara juga tercatat sebagai penggagas Konnferensi Asia-Afrika (KAA) pada 1955 yang memperkuat solidaritas dan kerja sama negara-negara berkembang.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.