Wisata Cianjur Terus Dipromosikan, Harapannya Pelancong Makin Ramai

Minggu, 05 Jul 2026, 21:45 WIB

CIANJUR – Meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan bukan hanya soal mendatangkan lebih banyak pelancong, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Karena itu, dibutuhkan strategi promosi yang kreatif, pengembangan destinasi yang menarik, serta peningkatan kualitas layanan agar wisatawan merasa nyaman dan ingin kembali berkunjung.

Ket. Foto: Kegiatan Canyonneering di Curug Cikondang, Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. — Sumber: ANTARA/Ahmad Fikri.

Jika dilakukan secara konsisten, sektor pariwisata dapat menjadi penggerak ekonomi daerah sekaligus menciptakan lebih banyak peluang usaha dan lapangan kerja.

Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menggencarkan promosi destinasi wisata, terutama pantai selatan, guna meningkatkan angka kunjungan wisatawan seiring perbaikan jalan menuju lokasi wisata yang sudah tuntas dilakukan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cianjur Yudha Azwar di Cianjur, Minggu (5/7), mengatakan berbagai cara dilakukan guna meningkatkan angka kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi wisata di Cianjur, di antaranya perbaikan dan pembangunan infrastruktur sebagai penunjang jalur wisata, sehingga memudahkan perjalanan wisatawan.

"Selain itu dilakukan berbagai promosi untuk mengenalkan destinasi wisata yang ada di Cianjur mulai dari media sosial hingga media cetak dan elektronik yang melibatkan berbagai kalangan yang memiliki pengikut jutaan di dunia maya," katanya.

Pihaknya optimistis dapat mencapai target angka kunjungan wisatawan sebesar tiga juta wisatawan dalam dan luar negeri, seiring sarana dan prasarana penunjang yang terus ditingkatkan guna memanjakan setiap wisatawan yang datang untuk menghabiskan libur di Cianjur.

"Termasuk menghadirkan berbagai kegiatan seni dan budaya khas Cianjur, sebagai penunjang keberadaan destinasi wisata yang ada di Cianjur sehingga dapat menarik minat wisatawan terutama dari luar negeri untuk datang berlama-lama di Cianjur," ujarnya.

Promosi yang digencarkan termasuk memperkenalkan berbagai destinasi wisata yang sudah ada dan baru seperti Kebun Raya Cibodas, Taman Bunga Nusantara, air terjun di wilayah utara hingga selatan dan daya tarik pantai selatan yang merupakan pantai terpanjang di Jabar.

"Cianjur memiliki beragam destinasi wisata yang tidak dimiliki kota/kabupaten lain, selain alam pegunungan, banyak air terjun dengan berbagai pesona serta kampung adat dan kampung wisata yang jumlahnya terus ditambah," katanya.

Selama libur panjang sekolah tahun 2026, Yudah menyebutkan angka kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi wisata di Cianjur mengalami peningkatan, terutama dari masyarakat di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

"Kami masih melakukan pendataan terkait angka kunjungan selama libur panjang sekolah tahun ini, namun laporan sementara dari pengelola wisata terutama kebun raya, air terjun dan pantai selatan, setiap harinya lebih dari 1.000 orang pengunjung," katanya.

Kondisi serupa juga terjadi keramaian wisatawan di Curug Cikondang, Kecamatan Campaka, yang menyediakan fasilitas menuruni dari atas air terjun atau canyoneering.

"Setiap akhir pekan aktivitas penjelajahan air terjun menggabungkan berbagai teknik alam bebas seperti turun tebing, berenang, memanjat, melompat, dan menyusuri aliran air menjadi target sekitar 100 orang wisatawan untuk datang berlama-lama," kata Ketua Kelompok Penggerak Pariwisata Cikondang, Sundara Saputra.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.