Phone 'Holder' Jadi Kebutuhan Penting bagi Pengendara Motor

Kamis, 13 Agu 2026, 01:27 WIB

JAKARTA - Penggunaan smartphone dalam aktivitas berkendara sepeda motor semakin sulit untuk dipisahkan dari kebutuhan sehari-hari untuk kebutuhan navigasi, memantau lalu lintas hingga mencari lokasi tujuan.

Kondisi ini turut mendorong kebutuhan akan perangkat pendukung yang memungkinkan smartphone, ditempatkan pada posisi yang lebih mudah terlihat bagi pengendara.

Ket. Foto: Ilustrasi contoh dari dudukan smartpohone yang ada di kendaraan roda dua. — Sumber: ANTARA/Quad Lock

Salah satu perangkat yang dapat mengakomodasi kebutuhan tersebut adalah Quad Lock di Indonesia melalui PT Prakarsa Bangun Sarana.

“Perangkat penyangga smartphone kini tidak lagi sekadar berfungsi sebagai dudukan, tetapi juga perlu mempertimbangkan aspek keamanan dan kemudahan penggunaan. Salah satu sistem yang digunakan adalah mekanisme penguncian Twist Lock,” kata Sales Manager PT Prakarsa Bangun Sarana, Nalendro dalam keterangan resminya, Rabu (12/8).

Dia melanjutkan bahwa sistem tersebut memungkinkan, perangkat dikunci melalui gerakan menekan dan memutar sekitar 45 derajat.

Mekanisme ini ditujukan untuk menjaga smartphone tetap terpasang ketika sepeda motor melintasi permukaan jalan yang tidak rata.

Kebutuhan perangkat semacam itu juga berkaitan dengan perkembangan teknologi kamera smartphone. Getaran yang dihasilkan sepeda motor berpotensi menjadi persoalan bagi kamera tertentu yang menggunakan sistem Optical Image Stabilization (OIS).

Karena itu, tersedia pula perangkat peredam getaran atau Vibration Dampener yang ditempatkan di antara dudukan dan smartphone.

Dari sisi pemasangan, perangkat dudukan smartphone untuk sepeda motor kini tersedia dalam beragam konfigurasi, mulai dari area setang, batang kemudi, spion hingga reservoir rem.

Pilihan tersebut memungkinkan pengendara menyesuaikan posisi perangkat dengan jenis sepeda motor dan kebutuhan visibilitas.

Meski demikian, keberadaan dudukan tidak menghilangkan risiko penggunaan smartphone saat berkendara.

Pengendara tetap perlu mengatur navigasi sebelum perjalanan dimulai dan menghindari interaksi langsung dengan layar ketika kendaraan sedang bergerak.

Perkembangan ini memperlihatkan bahwa smartphone telah bergeser dari sekadar perangkat komunikasi menjadi bagian dari ekosistem mobilitas, sekaligus melahirkan kebutuhan baru terhadap perangkat pendukung yang lebih aman dan praktis. Ant

  • Phone "Holder

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.