Perang Timur Tengah Guncang Industri Penerbangan, Proyeksi Laba Global Anjlok 44 Persen
Senin, 08 Jun 2026, 06:00 WIB | Oleh: AndesDi sisi lain, IATA memperkirakan pendapatan industri penerbangan global akan meningkat 9,4 persen menjadi sekitar 1,16 triliun dolar AS tahun ini. Kenaikan tersebut didorong oleh permintaan perjalanan yang tetap stabil, tarif tiket yang lebih tinggi, serta bertambahnya pendapatan dari layanan tambahan seperti peningkatan kelas kursi dan layanan di dalam pesawat.
Sektor penerbangan juga masih menghadapi kekurangan armada pesawat. Keterlambatan pengiriman pesawat oleh Boeing dan Airbus memaksa maskapai mempertahankan penggunaan pesawat yang lebih tua dan kurang efisien dalam konsumsi bahan bakar, sehingga meningkatkan biaya perawatan dan menghambat upaya peningkatan margin keuntungan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!