Pascahujan Abu Gunung Lewotobi, PVMBG Imbau Warga Gunakan Masker
Minggu, 07 Jun 2026, 21:55 WIBFLORES TIMUR - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat yang terdampak hujan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Ini untuk menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut guna mengurangi risiko gangguan pernapasan.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki yang terjadi pada Minggu (7/6) pagi. Di mana dengan kolom abu mencapai sekitar 1.500 meter di atas puncak gunung.
"Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki agar memakai masker atau penutup hidung dan mulut. Ini untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki, M Nurdiansyah Dwi Laksona.
PVMBG melaporkan erupsi terjadi pada pukul 09.23 WITA. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke barat dan barat laut. Aktivitas erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 29,6 milimeter dan durasi sekitar satu menit 44 detik.
Saat ini Gunung Lewotobi Laki-laki masih berstatus Level III atau Siaga. Karena itu, masyarakat, wisatawan, dan pengunjung diimbau tidak melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi.
Selain itu, warga diminta tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah. Serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya.
PVMBG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan apabila terjadi curah hujan tinggi. Khususnya di wilayah yang berada di sekitar aliran sungai berhulu di Gunung Lewotobi Laki-laki.
Wilayah yang diminta meningkatkan kewaspadaan meliputi Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote. Sementara itu, pemerintah daerah diminta terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, serta PVMBG di Bandung guna memantau perkembangan aktivitas vulkanik secara berkala.
PVMBG mencatat erupsi dengan tinggi kolom abu sekitar 1.500 meter beberapa kali terjadi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki masih berlangsung dan memerlukan kewaspadaan seluruh pihak. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Bash Skatepark dan Airwalk Gelar Acara Rayakan Budaya Skateboarding
-
PLN EPI Kembangkan Gasifikasi Biomassa: Karimun Jadi Pilot Project Dedieselisasi Nasional
-
Pengembangan Pasar Tradisional Jayapura Diharap Kerek Perekonomian Setempat
-
Jaga Kesejahteraan Petani, Wamentan Tegaskan Peningkatan Produktivitas Kunci Stabilkan NTP
-
Warga Kabupaten Bogor Segera Miliki Masjid Raya Megah di Pakansari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.