InJourney Pastikan MotoGP 2026 Siap Digelar di Sirkuit Mandalika, Optimistis Dongkrak Ekonomi Nasional dan Serap Ribuan Pekerja
Selasa, 11 Agu 2026, 22:49 WIBJAKARTA - PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney menyatakan bahwa Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat, sudah siap digunakan untuk penyelenggaraan MotoGP 2026.
"Kalau kita bicara spesifik tentang Lombok, tentang Mandalika, kita tidak bisa melepaskan Mandalika dari perhelatan MotoGP, yang nanti insya Allah tahun 2026 akan dilaksanakan di tanggal 9 sampai 11 Oktober," kata Vice President Corporate Secretary InJourney Yudhistira Setiawan dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (11/8).
Ia mengatakan bahwa InJourney bertugas menyiapkan destinasi wisata agar dapat memberikan pengalaman yang mengesankan bagi para wisatawan.
"Perhelatan MotoGP 2026 sudah menjadi sebuah event signature national branding Indonesia di mata dunia, sehingga apapun akan kita lakukan yang terbaik," katanya.
Menurut dia, InJourney telah meminta maskapai Garuda Indonesia untuk menambah layanan penerbangan menuju dan dari Lombok semasa penyelenggaraan MotoGP.
"Kami juga sudah meminta kepada Garuda untuk menambah flight supaya nanti di minggu MotoGP itu penerbangan ke sana ke mana-mana juga mudah, ada banyak pilihan," kata Yudhistira.
Ia mengatakan bahwa perusahaan juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam upaya menyiapkan peningkatan pelayanan bagi wisatawan menjelang pelaksanaan MotoGP 2026.
Yudhistira mengemukakan bahwa penyelenggaraan MotoGP berdampak signifikan terhadap perekonomian nasional dan penyerapan tenaga kerja.
Menurut dia, perhelatan MotoGP tahun 2025 selama satu pekan menimbulkan dampak ekonomi hingga Rp4,96 triliun dan menyerap hingga 3.000 tenaga kerja.
Yudhistira mengatakan bahwa ajang olahraga itu menghadirkan peluang kerja, antara lain untuk menjadi marshal, bagi warga lokal Lombok Tengah.
Menurut dia, para petugas marshal lokal Lombok kini bahkan berkesempatan untuk bekerja di luar negeri.
"Bahkan sudah diimport sampai ke GP di Jepang, sampai ke GP di Jepang, di sirkuit MotoGP Jepang," katanya.
Ia mengemukakan bahwa hal itu menunjukkan penyelenggaraan ajang olahraga berskala internasional di daerah destinasi wisata tidak hanya mendatangkan wisatawan, tetapi juga menghadirkan berbagai peluang ekonomi bagi warganya.
"Ini membuktikan bahwa destinasi itu tidak hanya menciptakan salah satu jumlah wisatawan yang hadir, jumlah penonton yang hadir, tapi menciptakan economic impact, social impact, yang kemudian manfaatnya dirasakan jauh lebih luas daripada yang sebenarnya rupiah," katanya. Ant
- injourney, pariwisata
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.