Pemkab Cianjur Terbitkan Surat Edaran, Anak Usia Sekolah yang Belum Bersekolah Akan Disisir

Selasa, 11 Agu 2026, 22:41 WIB

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, mengeluarkan Surat Edaran (SE) agar anak usia sekolah tidak kehilangan akses terhadap pendidikan, sehingga dinas terkait diminta melakukan penyisiran hingga tingkat desa. 

Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian di Cianjur, Selasa, mengatakan pemerintah daerah menargetkan seluruh anak usia sekolah di Cianjur dapat menjalani pendidikan agar angka harapan sekolah serta angka lama sekolah terus meningkat, sehingga berbagai cara dilakukan.

Ket. Foto: Bupati Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Mohammad Wahyu Ferdian. — Sumber: Antara Foto

Pemerintah daerah berupaya menggunakan seluruh sumber daya yang dimiliki termasuk dukungan anggaran untuk memastikan anak usia sekolah mulai dari utara hingga selatan yang putus sekolah dapat kembali masuk dan mengikuti pendidikan.

"Kami ingin meningkatkan angka harapan sekolah dan juga angka lama sekolah, termasuk juga mengentaskan angka tidak sekolah di Cianjur karena keberhasilan pendidikan tidak cukup hanya diukur dari kelulusan atau ijazah," katanya.

Pihaknya berharap anak Cianjur memiliki kemampuan menghadapi berbagai tantangan kehidupan, setelah menyelesaikan pendidikan karena persoalan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik yang tercatat di atas kertas. 

Pendidikan ungkap dia, menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, sehingga pihaknya meminta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Cianjur terus mendorong agar anak-anak dapat bersekolah sesuai dengan harapan.
 
Tercatat sekitar 70 persen warga di Cianjur masih memiliki lama sekolah di bawah harapan, sehingga menjadi perhatian pihaknya untuk menurunkan angka tersebut dengan mendorong masyarakat mengikuti pendidikan kesetaraan. 

"Untuk masyarakat di luar usia wajib belajar tetapi belum menuntaskan pendidikan formal, kami mendorong mereka mengikuti program pendidikan kesetaraan paket B dan C, termasuk mengikuti pelatihan disesuaikan dengan kompetensi," katanya.

Sehingga setelah mendapat pendidikan kesetaraan dan pelatihan, mereka memiliki daya saing sesuai kebutuhan dunia industri dan usaha yang terus berkembang, sehingga secara otomatis dapat meningkatkan status ekonomi.
 

  • Anak Usia Sekolah

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.