Menyiapkan Generasi Muda untuk Mengelola Pertanian Profesional dan Modern
Selasa, 11 Agu 2026, 23:07 WIBTanjung Selor, Kaltara - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan, Kaltara menyiapkan generasi muda untuk regenerasi mengelola pembangunan sektor pertanian dan perkebunan secara profesional serta modern.
Persiapan itu dilakukan melalui program Sekolah Lapangan Agrokompleks Integrated Area Development (IAD) Lanskap Kayan di Desa Long Buang, Kecamatan Peso, yang menjadi proyek percontohan pertama di Kabupaten Bulungan.
â"Kita ingin pembangunan pertanian dan perkebunan di Bulungan tidak hanya dijalankan oleh orang tua kita, tetapi harus ada regenerasi," ujar Bupati Bulungan Syarwani di Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Selasa.
Program sekolah lapangan ini, kata Syarwani, diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta koridor pembangunan daerah untuk memastikan sektor agrokompleks pertanian dan perkebunan dalam arti luas mengalami regenerasi.
âSebab itulah, kata dia, anak-anak muda Kabupaten Bulungan harus punya kapasitas dan kemampuan mengelola kegiatan pertanian secara profesional agar bisa menjadi sumber kesejahteraan dan meningkatkan taraf hidup.
ââProgram edukasi dan pemberdayaan ini, jelasnya, melibatkan 10 desa di Kecamatan Peso, di mana setiap desa mengutus tiga orang pemuda lokal mereka dengan total delapan kali pertemuan.
Para peserta akan digembleng langsung oleh akademisi Institut Pertanian Bogor (IPB) dan para narasumber ahli untuk mengubah pola pikir serta teknik tata kelola lahan pertanian modern diselaraskan dengan teknik pertanian lokal masyarakat.
ââSyarwani berharap para pemuda yang diutus menjadi aset berharga siap menggerakkan potensi desa masing-masing dan harus menjadi inspirasi serta jadi magnet bagi pemuda lainnya.
âSetelah selesai dari Long Buang, program ini ditindaklanjuti secara kolaboratif bersama para kepala desa. Harus berlanjut ke Long Yin, Long Peleban, Long Lejuh, Long Bia, hingga seluruh desa di Kecamatan Peso," katanya.
ââLangkah pemuda dalam mengawal ketahanan pangan ini, lanjut dia, juga disinergikan dengan program unggulan Pemkab Bulungan, yaitu Madya (Muda Berdaya, Muda Berkarya). Selain mendukung ketahanan pangan daerah, program ini sekaligus menyokong agenda ketahanan pangan nasional.
âââSaya optimistis inovasi dan semangat juang anak muda akan menjadi kunci utama kemajuan daerah di masa depan. Karena masa depan Kabupaten Bulungan ada di tangan anak-anak muda, salah satunya yang mengikuti program sekolah lapangan ini,â ujarnya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
BEI Gaspol! Seluruh Anggota Bursa Siap Terapkan Harga Saham Terendah Rp1
-
KUHP Baru Akui Hukum Adat
-
Indonesia Usul MoU Kemitraan Mineral Hijau dengan Chile
-
Karya Jurnalistik Terancam Tanpa Kerja Sama Global, Ini Pesan Penting Kemenkum
-
Ukraina Janji Tak Akan Menyerang jika Moskow Menahan Diri
-
Polda Jatim Dalami Motif Pelempar Bom Molotov ke Pos Lantas
-
Tim Panjat Tebing Indonesia Borong 4 Medali di World Climbing Series Krakow 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.