Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabel Optik Hambat Saluran Drainase Ditemukan di Tanjungpinang

📅 Minggu, 07 Jun 2026, 13:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabel Optik Hambat Saluran Drainase Ditemukan di Tanjungpinang Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah meninjau drainase di Jalan D.I Panjaitan, Kilometer 7, Sabtu (6/6/2026).

TANJUNGPINANG – Wali Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) Lis Darmansyah menemukan kabel optik menghambat saluran drainase karena memicu sampah mudah tersangkut dan menumpuk.

"Kalau saluran air dipenuhi hambatan seperti ini, air tidak bisa mengalir dengan lancar. Saat hujan deras, air mudah meluap ke jalan dan memicu banjir," kata Wali Kota Lis saat meninjau drainase di Jalan DI Panjaitan, Kilometer 7, Minggu (07/6).

Lis menyampaikan, tumpukan sampah yang tersangkut pada kabel optik tersebut menghambat aliran air dan menjadi salah satu pemicu genangan saat hujan turun.

Sampah yang menumpuk itu terlihat saat petugas melakukan pembersihan drainase yang selama ini dipenuhi endapan dan material lainnya.

Pembersihan drainase dilakukan secara gotong-royong melibatkan petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pemadam Kebakaran Tanjungpinang, serta Taruna Siaga Bencana (Tagana).

Dalam kesempatan ini, Lis juga meminta perusahaan pemilik jaringan kabel optik segera menata kabel yang terpasang di dalam drainase agar tidak menghambat aliran air. Pihak perusahaan diberi waktu tiga hingga empat hari untuk melakukan pembenahan.

"Jika tidak ada tindak lanjut, pemkot akan mengambil langkah sesuai ketentuan agar fungsi drainase tidak terganggu," ujar Lis.

Selain itu, Lis turut menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanjungpinang berkoordinasi dengan perusahaan pemilik jaringan kabel supaya penataan dapat segera dilakukan sesuai ketentuan.

Pemkot Tanjungpinang, lanjut dia, akan terus melakukan pembersihan drainase secara bertahap di berbagai wilayah.

Setelah penanganan di sepanjang Jalan D.I Panjaitan hingga Batu 10 selesai, kegiatan serupa akan dilanjutkan ke sejumlah titik lain yang membutuhkan perhatian.

Wali Kota pun mengajak masyarakat ikut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air guna mencegah potensi terjadinya banjir.

Menurut Lis upaya mengurangi genangan tidak hanya bergantung pada pembersihan drainase, tetapi juga kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan.

"Pemerintah melakukan pembenahan, sementara masyarakat ikut menjaga kebersihan lingkungan agar saluran air tidak kembali tersumbat," ucap Lis.

Wali Kota Tanjungpinang berharap penanganan drainase dan penataan utilitas di dalam saluran air dapat mengurangi risiko genangan sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tertata, dan nyaman bagi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.