FIFA Longgarkan Aturan Botol Minum di Piala Dunia 2026 Setelah Menuai Gelombang Kritik
Minggu, 07 Jun 2026, 00:30 WIBLOS ANGELES â FIFA akhirnya melonggarkan aturan terkait botol minum bagi penonton Piala Dunia 2026 setelah kebijakan sebelumnya memicu kritik luas dari suporter dan pemerhati kesehatan.
Dalam pengumuman yang disampaikan Sabtu (6/6), FIFA menyatakan para penonton kini diizinkan membawa satu botol air minum plastik sekali pakai berukuran maksimal 20 ons atau sekitar 590 mililiter ke dalam stadion di Amerika Serikat dan Kanada.
Keputusan tersebut diumumkan oleh Chief Operating Officer Piala Dunia FIFA, Heimo Schirgi, melalui video yang diunggah di akun resmi FIFA.
âSeluruh penonton diperbolehkan membawa satu botol air plastik lunak sekali pakai bersegel pabrik berukuran 20 ons (590 ml) ke setiap pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Serikat dan Kanada,â kata Schirgi.
FIFA menyebut kebijakan terbaru ini sebagai âklarifikasiâ atas aturan yang sebelumnya diumumkan dua hari lalu. Saat itu, badan sepak bola dunia tersebut menyatakan bahwa botol minum isi ulang tidak akan diizinkan masuk ke stadion.
Kebijakan tersebut langsung memicu reaksi negatif karena berpotensi memaksa penonton membeli air minum di dalam stadion, terutama di tengah kekhawatiran cuaca panas ekstrem yang diperkirakan akan mewarnai sejumlah pertandingan.
FIFA menjelaskan bahwa larangan terhadap botol minum isi ulang yang memiliki struktur keras tetap diberlakukan dengan alasan keamanan.
Menurut FIFA, sejumlah stadion yang digunakan untuk turnamen memang telah menerapkan pembatasan serupa pada berbagai acara sebelumnya.
âUntuk mencegah risiko dan cedera terhadap pemain maupun penonton,â demikian alasan yang disampaikan FIFA terkait kebijakan tersebut.
Schirgi menegaskan bahwa hanya botol plastik lunak sekali pakai yang diperbolehkan masuk ke stadion.
âPenonton tidak akan diizinkan membawa botol minum isi ulang berbahan keras karena alasan keselamatan dan keamanan,â ujarnya sambil menunjukkan contoh botol yang diperbolehkan dan yang dilarang.
Perubahan kebijakan ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai dampak suhu tinggi terhadap kesehatan penonton selama turnamen yang akan digelar bersama oleh Amerikan Serikat, Kanada dan Meksiko.
Sebuah laporan yang diterbitkan kelompok penelitian World Weather Attribution bulan lalu memperkirakan 26 dari 104 pertandingan Piala Dunia berpotensi dimainkan dalam kondisi di mana indeks Wet Bulb Globe Temperature (WBGT) melebihi 26 derajat Celsius.
WBGT merupakan ukuran tingkat tekanan panas pada tubuh manusia yang memperhitungkan kombinasi suhu udara, kelembapan, kecepatan angin, dan paparan sinar matahari.
Para ahli kesehatan menilai angka tersebut dapat meningkatkan risiko dehidrasi, kelelahan akibat panas, hingga gangguan kesehatan yang lebih serius bagi pemain maupun penonton.
Kekhawatiran serupa juga muncul saat penyelenggaraan Piala Dinia Antarklub 2025 di Amerika Serikat tahun lalu. Kala itu, banyak suporter mengeluhkan suhu yang sangat panas, sementara mereka juga tidak diperbolehkan membawa botol air minum ke dalam stadion.
Sebagai langkah antisipasi, FIFA menyatakan akan menyediakan berbagai fasilitas pendukung di area stadion, termasuk stasiun penyemprot kabut air (misting stations), kipas pendingin, titik pengisian air minum, serta tenda pendingin.
Selain itu, air minum kemasan tetap akan dijual di dalam stadion dengan harga yang, menurut FIFA, disesuaikan dengan standar harga pada berbagai acara lain yang rutin diselenggarakan di masing-masing venue.
Meski demikian, keputusan untuk tetap melarang botol isi ulang berbahan keras kemungkinan masih akan menjadi perdebatan di kalangan pendukung lingkungan hidup. Mereka menilai penggunaan botol sekali pakai bertentangan dengan upaya mengurangi limbah plastik dalam ajang olahraga berskala global.
Dengan Piala Dunia 2026 yang akan menjadi turnamen terbesar dalam sejarah dengan 48 peserta dan 104 pertandingan, isu kenyamanan serta keselamatan penonton diperkirakan akan terus menjadi perhatian utama menjelang kick-off kompetisi.
- kanada
- Amerika Serikat
- Piala Dunia 2026
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Jakarta Pertamina Enduro Asah Konsistensi Jelang Seri Solo, Bidik Tiket Grand Final Proliga 2026
-
Sambut Piala Dunia 2026, TVRI Gelar Fun Walk Bola Gembira
-
La Furia Roja Bermimpi Ulangi Era Emas 2008-2012 di Piala Dunia 2026
-
Tomiyasu Siap Balas Kepercayaan Jepang di Piala Dunia 2026
-
FIFA Tingkatkan Hadiah Piala Dunia 2026 hingga 15 Persen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.