Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ritual Seblang Bakungan di Banyuwangi Jadi Daya Tarik Wisatawan pada Libur Panjang

📅 Senin, 01 Jun 2026, 09:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ritual Seblang Bakungan di Banyuwangi Jadi Daya Tarik Wisatawan pada Libur Panjang Doc: ANTARA
Ket. Ritual Seblang di Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

BANYUWANGI – Ritual Seblang yang digelar oleh masyarakat Osing di Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi salah satu daya tarik wisatawan selama libur panjang Idul Adha 2026.

Ritual Seblang Bakungan merupakan tarian sakral yang dibawakan oleh perempuan paruh baya dalam kondisi kehilangan kesadaran, dan pada tahun ini, Ritual Seblang dibawakan oleh Isni yang telah berusia 54 tahun.

"Tradisi ini bukan sekadar upaya menjaga warisan leluhur, tapi juga memastikan budaya lokal tetap eksis di tengah modernisasi, dan ini juga menjadi ajang memperkuat semangat gotong royong dan persaudaraan warga," kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di Banyuwangi, Senin (01/6).

Bupati Ipuk menyampaikan apresiasi atas keguyuban warga dalam melestarikan tradisi leluhur yang diyakini telah ada sejak 1639 silam.

Pemerintah daerah setempat, katanya, berkomitmen terus mendukung pelestarian Seblang Bakungan sebagai salah satu identitas budaya daerah.

"Tradisi Seblang bisa dijumpai di dua tempat yang menjadi basis Suku Osing, yakni Desa Olehsari dan Kelurahan Bakungan di Kecamatan Glagah," kata Ipuk.

Ritual Seblang ini rutin digelar rutin di bulan Dzulhijah atau bulan haji, tepatnya sepekan setelah Hari Raya Idul Adha. Warga Osing Bakungan mengawali ritual Seblang dengan prosesi kenduri masal di sepanjang jalan Kelurahan Bakungan.

Sebelumnya, warga terlebih dahulu shalat Magrib dan sholat hajat di masjid setempat sembari memohon untuk keselamatan dan kesejahteraan desa.

Kemudian, warga menggelar parade obor yang dibawa berkeliling desa, dan ini dikenal dengan ider bumi, di sepanjang jalan itu tumpeng dengan menu khas pecel pithik dinikmati bersama beralaskan tikar.

Puncak ritual ditandai saat penari Seblang memasuki kondisi kehilangan kesadaran, dan Isni, sang penari terus menari sambil mata terpejam diiringi musik gending seperti Kodok Ngorek dan Seblang Lukinto. Saat menari, Isni diyakini telah dirasuki roh leluhur.

Tarian magis dan ritual yang mengiringinya menjadi tontonan yang memikat ribuan wisatawan yang hadir, termasuk wisatawan asal Hungaria, Gergo Zalatnai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...

Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.